Kenapa Rumah Bisa Terasa Sangat Panas?
- Paparan sinar matahari langsung ke atap dan dinding
- Ventilasi udara yang kurang optimal
- Jendela besar tanpa pelindung
- Perangkat elektronik yang menghasilkan panas
- Minimnya elemen alami seperti tanaman
Tips Rumah Adem di Cuaca Panas Tanpa Boros Listrik yang Bisa Kamu Lakukan
1. Menggunakan Alternatif Seperti Kipas Angin
Sumber: ruparupa
Dibandingkan menggunakan AC yang memiliki watt tinggi, kamu bisa mencoba alternatif penyejuk udara lainnya seperti kipas angin yang punya watt lebih rendah. Krisbow Kipas Angin Dinding Vintage dari AZKO Indonesia hanya berdaya 55 watt dengan 3 pilihan tingkat kecepatan angin.
Kamu bisa menempatkannya pada area ruangan yang paling terasa panas. Karena penempatannya di dinding, tentunya bisa menjangkau area lebih luas sehingga udara dapat tersebar secara merata.
2. Menurunkan Suhu pada Ruangan
Sumber: ruparupa
Untuk mengurangi rasa panas di rumah, kamu dapat menurunkan suhu pada ruangan menggunakan Air Cooler. Gak perlu takut boros listrik, Kris Air Cooler Evaporate hanya berdaya 24 watt.
Udara yang dihasilkan dari Air Cooler ini bisa terasa seperti AC, karena memiliki tangki air dan dua kantong es untuk menambah kelembapan ruangan sehingga udara bisa terasa lebih sejuk. Dilengkapi fitur ionizer yang juga bikin udara bersih.
3. Memasang Tirai
Sumber: ruparupa
Supaya cahaya panas matahari tidak masuk ke dalam rumah, kamu bisa menutup jendela dengan tirai atau gorden. Namun, hal tersebut bisa saja membuat udara di dalam rumah terasa lebih pengap karena tidak ada udara yang masuk atau membuat boros listrik karena harus menyalakan lampu jika kamu menggunakan tirai atau gorden berbahan kain tebal yang memblok cahaya matahari total.
Alternatifnya, gunakan tirai jendela seperti Forhom Honeycomb Blind dengan material Polyester yang dapat menahan panas matahari berlebih di dalam rumah serta melindungi dari sinar UV berbahaya. Tirai ini bisa dibuka tutup dengan mudah, jadi tirai tertutup untuk menghalau cahaya matahari, udara sejuk tetap bisa masuk.
4. Mematikan Lampu saat Tidak Digunakan
Sumber: ruparupa
Lampu yang menyala di siang hari selain bisa bikin boros listrik juga dapat membuat udara di rumah jadi terasa lebih panas. Jika sedang tidak diperlukan, lebih baik mematikan lampu atau kamu bisa menggunakan lampu LED yang akan tetap dingin dan hemat energi. Agar lebih mudah, kamu juga bisa gunakan Krisbow Lumi Bohlam Led Sensor Cahaya 9 Watt yang bisa menghemat energi hingga 85%. Bukan cuma itu, lampu ini juga dapat menyala otomatis saat malam hari dan mati otomatis saat siang hari. Dengan begitu, rumah pun akan terasa adem dan hemat listrik.
5. Menggunakan Kain dengan Bahan Sejuk
Hindari kain berbahan panas jika kamu tidak ingin merasa gerah. Gunakanlah kain berbahan sejuk seperti katun atau linen untuk sprei, selimut atau sarung bantal, begitu juga dengan pakaian yang kamu pakai agar tidak mudah gerah.






