Apa kamu memelihara ikan di dalam aquarium? Kalau iya, kamu wajib banget memperhatikan susunan filter aquarium agar air tetap jernih.
Filter memang berperan sebagai sistem pernapasan di dalam aquarium. Kalau aliran dan susunannya benar, air bisa tetap jernih dan sehat, sehingga baik untuk ikan maupun tanaman air.
Sebaliknya, salah urutan sedikit saja bisa menghambat kerja bakteri baik dan bikin air cepat keruh, bau, bahkan berlumut.
Tapi tenang saja, artikel ini sudah menjabarkan urutan memasang media filter aquarium yang benar buat kamu. Yuk, simak penjelasannya biar aquarium kamu selalu bening dan nyaman dilihat!
BACA JUGA: 10 Aksesoris Aquarium yang Wajib Kamu Punya, Lebih Estetik!
Jenis-jenis Media Filter Aquarium
Sebelum masuk ke panduan menyusunnya, kamu harus paham kalau media filter aquarium itu nggak semuanya sama. Masing-masing punya peran spesifik yang saling melengkapi dalam menjaga kejernihan air.
Umumnya, sistem filtrasi yang baik wajib menggunakan tiga jenis media berikut ini.
1. Mechanical Filter (Filter Mekanis)
Filter mekanis adalah garda terdepan dalam sistem penyaringan aquarium. Media ini bisa berupa kapas, filter wool, spons, dan jaring-jaring busa.
Peran utamanya adalah untuk menyaring partikel-partikel padat yang kasat mata, seperti pasir, kerikil, tanah, sisa makanan, kotoran ikan, hingga serpihan daun tanaman air.
Media mekanis bekerja seperti ayakan, makin rapat pori-porinya, makin jernih pula air yang dihasilkan. Selain itu, kalau medianya lebih tebal, penyaringan airnya tentu saja jadi lebih efektif.
2. Biological Filter (Filter Biologis)
Jika filter mekanis menangani kotoran fisik, filter biologis menangani racun yang tak terlihat. Media ini berperan sebagai penyedia tempat untuk bakteri nitrifikasi, yaitu Nitrosomonas dan Nitrobacter, agar bisa mengurai amonia beracun menjadi nitrit, lalu menjadi nitrat yang lebih aman bagi ikan.
Media biologis biasanya memiliki permukaan yang sangat luas dan berpori, seperti bio ball, bio ring, ceramic ring, dan batu apung.
Ingat, media ini nggak boleh kotor dan tersumbat agar bakteri baik tadi mendapatkan suplai oksigen yang cukup untuk hidup.
3. Chemical Filter (Filter Kimia)
Filter kimia berfungsi sebagai penyempurna atau finishing dalam sistem filtrasi. Jadi sebenarnya, penggunaannya bersifat opsional atau digunakan saat kondisi tertentu, misalnya untuk menghilangkan warna kuning pada air atau bau amis yang menyengat.
Lebih jelasnya, media ini bekerja dengan cara mengikat atau menetralkan zat berbahaya, seperti klorin, logam berat, fosfat, dan nitrat, yang nggak bisa ditangani oleh filter mekanis ataupun biologis.
Contoh media kimia yang sering digunakan adalah karbon aktif, batu zeolite, resin penukar ion, dan purigen. Media tersebut perlu diganti secara rutin guna memastikan kinerjanya tetap maksimal.
Susunan Filter Aquarium Agar Air Tetap Jernih
Media filter aquarium perlu dipasang secara berurutan untuk mencegah penyumbatan yang nantinya mengancam kelangsungan hidup mikroorganisme penjernih air.
Nah, berikut ini adalah susunan filter aquarium agar air tetap jernih yang bisa kamu terapkan.
1. Media Filter Mekanik di Bagian Awal
Tempatkan media mekanik di urutan paling atas atau bagian pertama yang terkena aliran air masuk. Tujuannya sederhana, agar kotoran halus dan kasar tertahan lebih dulu sebelum air masuk ke lapisan berikutnya.
Kalau kotoran besar langsung menabrak media biologis, rumah bakteri akan tertutup lumpur dan bakteri baikmu bisa mati karena kekurangan oksigen.

Sumber: ruparupa
Untuk hasil yang maksimal, kamu bisa menggunakan Boyu Spons Penyaring Filter Akuarium. Spons putih ini sangat ampuh mengangkat kotoran fisik dan bisa dicuci kembali sehingga lebih hemat. Tenang saja, spons ini dijamin aman dan organisme lain di dalam aquarium kamu.

Sumber: ruparupa
Kalau kamu ingin kualitas air yang lebih murni, Boyu Spons Penyaring High Bio adalah pilihan tepat. Spons ini dirancang untuk menyaring kotoran halus dengan lebih efektif namun tetap aman bagi organisme sensitif di dalam aquarium.
2. Media Filter Biologis di Bagian Tengah
Setelah air bebas dari kotoran fisik, biarkan air tersebut mengalir melewati media biologis. Di sinilah proses detoksifikasi terjadi.
Mengingat air sudah bersih dari kotoran kasar, media biologis nggak akan tersumbat dan cepat berlendir sehingga bakteri baik bisa bekerja optimal mengurai amonia.

Sumber: ruparupa
Kamu bisa mengandalkan Boyu Filter Akuarium Bio Ceramic Ring. Filter keramik ini bekerja secara alami menyaring bakteri jahat dan menjernihkan air untuk lingkungan ikan yang lebih sehat.
Praktisnya, kamu nggak perlu repot terlalu sering menggantinya dengan yang baru karena daya tahan penggunaannya mencapai tiga bulan. Awet banget, kan?

Sumber: ruparupa
Selain itu, ada juga Fishland Filter Media Bio-ring Sphere. Terbuat dari bahan keramik alami berkualitas, bio ring ini efektif banget buat menyaring kotoran halus serta mengurai amonia dan nitrat, tanpa membahayakan ikan dan tumbuhan air di sekitarnya.
Produk ini hadir dengan isi 500 gram, pas banget untuk melengkapi kebutuhan filter aquarium kamu di rumah.
3. Media Filter Kimia di Bagian Akhir
Tambahkan media kimia sebagai tahap penyelesaian tepat sebelum air kembali masuk ke dalam aquarium. Posisi ini memastikan media kimia menyaring sisa-sisa zat beracun dan menghilangkan bau amis yang mungkin masih tersisa setelah melewati dua tahap sebelumnya.

Sumber: ruparupa
Gunakan Boyu Filter Akuarium Activated Carbon 150 Gr untuk hasil air yang bening dan bebas bau. Karbon aktif ini memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap bakteri berbahaya dan bahan kimia yang membuat air keruh.
Selain itu, filter ini cocok digunakan baik untuk aquarium air tawar maupun air laut. Praktis banget!

Sumber: ruparupa
Untuk kebutuhan filtrasi yang lebih besar, kamu bisa memilih varian Boyu Filter Akuarium Activated Carbon 500 Gr. Produk ini dapat digunakan hingga 2 bulan pemakaian dan cocok buat aquarium air tawar dan laut.
Dengan memasang produk ini di urutan terakhir, kualitas air aquarium kamu dijamin akan tetap sehat dan segar layaknya habitat alami ikan.
BACA JUGA: 3 Jenis Aquarium Mulai dari Ukuran dan Tips Memilihnya!
Andalkan Media Filter dari AZKO untuk Air Aquarium yang Selalu Jernih!
Nah, sekarang kamu sudah tahu bagaimana susunan filter aquarium agar air tetap jernih. Dengan menempatkan media mekanis, biologis, baru kimiawi secara berurutan, kamu bisa menciptakan ekosistem terbaik untuk melindungi ikan-ikan kesayanganmu.
Tapi ingat juga, biar hasilnya benar-benar terlihat, pastikan kamu memilih media filter yang terbukti punya kinerja baik, seperti rekomendasi AZKO di atas.
Jadi, kalau kamu lagi cari media filtrasi atau kebutuhan aquarium lainnya, jangan ragu buat mampir ke toko offline AZKO terdekat atau belanja online via ruparupa, ya!
Dijamin, kamu bakal dapat produk terbaik dengan penawaran yang menarik. Jangan sampai kehabisan!






