Banner image
Inspirasi

Kipas Angin Berapa Watt yang Hemat Listrik? Ini Pilihan Idealnya

by AZKO

Terakhir diperbarui

Kamu penasaran sebenarnya konsumsi daya kipas angin berapa watt? Pengetahuan ini memang penting dipahami kalau kamu ingin rumah tetap adem dan sejuk tanpa bikin tagihan listrik membengkak.

Ternyata, setiap jenis kipas angin memakan energi dengan besaran yang berbeda-beda, lho. Kipas angin portable, misalnya, tentu punya daya watt yang nggak sama dengan kipas angin berdiri.

Nah, artikel ini sudah merinci daya watt masing-masing jenis kipas angin untuk membantu kamu memilih yang tepat untuk berhemat.

Jadi, yuk, gulir sampai akhir biar kamu tahu!

Berapa Watt Kipas Angin Mengonsumsi Daya?

Seperti yang sebelumnya sudah disinggung, konsumsi daya kipas angin itu sangat bervariasi. Sebenarnya nggak cuma bergantung pada jenisnya, tapi juga ukuran, teknologi, dan tentu saja merk atau produsennya.

Tenang saja, konsumsi daya listrik kipas angin yang sering digunakan di rumah tergolong bersahabat, kok. Secara umum, penyejuk udara ini memerlukan beban dalam kisaran 3 watt hingga 90 watt saja.

Angka ini jauh lebih kecil kalau dibandingkan dengan pendingin ruangan atau AC, yang konsumsi dayanya bisa mencapai ratusan hingga ribuan watt.

Jadi, bisa dibilang kipas angin adalah solusi pendingin yang paling ramah di kantong, selama kamu tahu jenis mana yang paling pas buat kebutuhanmu.

1. Kipas Angin Portable

kipas-angin-berapa-watt
Sumber: ruparupa

Kipas angin portable adalah jenis kipas dengan konsumsi listrik yang paling rendah, mulai dari 3 watt sampai 40 watt saja.

Hal ini lantaran kipas angin portable berukuran sangat kecil dan memang ditujukan untuk penggunaan personal atau terbatas.

Kamu bisa memanfaatkan kipas angin portable untuk menyejukkan area pribadi, seperti kamar tidur atau ruang kerja.

Untuk pilihan yang hemat, andalkan saja Apa Kipas Angin Portabel Icy. Dengan daya hanya 4 watt, kipas angin mungil ini tetap bisa menyegarkan udara berkat fitur pendingin icy-nya.

Menariknya, kipas angin ini dilengkapi tali leher yang mendukung penggunaan handsfree serta dudukan untuk meletakkan telepon. Dengan baterai rechargeable dan desain yang bisa dilipat 90°, kipas ini siap menemani kegiatanmu.

2. Kipas Angin Meja (Table Fan)

kipas-angin-berapa-watt
Sumber: ruparupa

Kipas angin meja atau table fan juga tergolong irit karena beroperasi dengan daya 25 watt hingga 35 watt saja.

Dengan embusan yang lebih kuat dibanding jenis portable, kipas angin ini juga ideal untuk penggunaan pada ruangan personal, seperti kamar tidur.

Kamu bisa coba Kris Kipas Angin Meja karena mengonsumsi daya sebesar 35 watt saja.

Kalau kamu punya AC di rumah, kipas angin yang ringkas sekaligus kokoh ini bisa digunakan untuk membantu kinerjanya agar lebih efisien sampai 20%, lho.

3. Kipas Angin Berdiri (Standing Fan)

kipas-angin-berapa-watt
Sumber: ruparupa

Kalau kamu butuh jangkauan angin yang lebih luas, kipas angin berdiri atau standing fan jawabannya.

Dengan dimensi yang lebih besar, kipas ini mengonsumsi daya sekitar 45 watt hingga 70 watt. Daya ekstra ini diperlukan untuk menggerakkan motor yang lebih bertenaga, sehingga mampu mencakup area embusan yang lebih menyeluruh.

Sebagai rekomendasi kipas angin berdiri yang hemat listrik, kamu bisa lirik Kris Kipas Angin Berdiri dengan daya 45 watt saja.

Kipas angin ini menawarkan tiga level kecepatan yang bisa diatur sesuai keinginan. Kepalanya bisa berputar hingga 60°, jadi angin pun akan tersebar merata ke seluruh ruangan.

Tampil dengan model menara yang ramping, modern, dan elegan, penyejuk udara ini bisa bikin sudut ruangan tampak lebih memikat.

4. Kipas Angin Plafon (Ceiling Fan)

kipas-angin-berapa-watt
Sumber: ruparupa

Kipas angin plafon atau ceiling fan biasanya menghabiskan daya lebih besar, yaitu sekitar 55 watt hingga 85 watt. Meski begitu, jenis ini efektif banget buat mendinginkan ruangan berukuran besar.

Terlebih lagi, dengan pemasangan di langit-langit, distribusi udara pun jadi lebih merata ke seluruh penjuru ruangan.

Kalau kamu cari kipas angin gantung yang irit energi, Krisbow Kipas Angin Plafon dengan daya 55 watt bisa jadi solusi.

Dengan lima pengaturan kecepatan, kipas gantung ini menjamin performa unggul setiap waktu. Material metalnya yang kokoh juga bikin tahan untuk penggunaan lama.

Selain efisien dan tangguh, kipas angin gantung ini dibekali motor yang berbunyi halus, sehingga kamu bisa menikmati kesejukan tanpa gangguan suara bising.

5. Kipas Angin Dinding (Wall Fan)

kipas-angin-berapa-watt
Sumber: ruparupa

Kipas angin dinding atau wall fan biasanya mengonsumsi daya sebesar 40 watt hingga 60 watt. Angka ini cukup rendah untuk ukuran kipas dengan jangkauan angin yang luas.

Di samping hemat energi, kipas jenis ini juga hemat tempat karena dipasang menempel di dinding sehingga nggak memenuhi area lantai.

Kalau kamu mau kipas angin dinding canggih yang nggak boros listrik, serahkan saja pada Kris Kipas Angin Dinding Dengan Remote yang memakan daya sebanyak 60 watt saja.

Menariknya, kipas angin ini dibekali remote control untuk mengatur swing ke kanan dan ke kiri. Selain itu, produk ini juga dilengkapi bracket dinding, jadi lebih memudahkanmu dalam memasangnya.

Dengan noise level 47 dB saja, kipas angin dinding ini nggak mengeluarkan suara berisik sehingga nyaman digunakan harian.

6. Exhaust Fan

kipas-angin-berapa-watt
Sumber: ruparupa

Exhaust fan adalah kipas angin yang berfungsi untuk mengeluarkan udara kotor di dalam ruangan sehingga sirkulasi udara tetap segar dan sehat. Itulah kenapa kipas jenis ini banyak dipasang di dapur, kamar mandi, atau gudang.

Dalam hal konsumsi daya, exhaust fan membutuhkan energi sebesar 12 watt sampai 30 watt saja.

Kalau mau memasang exhaust fan di rumah, pilih saja Krisbow Exhaust Fan Dinding Dengan Pull Control.

Dengan daya cuma 25 watt, kamu bisa mengandalkan kipas ini dalam waktu lama tanpa khawatir boros listrik. Apalagi, material berkualitasnya juga kokoh dan awet.

Selain itu, kipas angin dengan pull control ini punya kecepatan 1600 rpm, sehingga bisa menarik udara dengan optimal.

Tips Bijak Memakai Kipas Angin Agar Hemat Listrik

Memilih kipas angin dengan daya watt rendah memang kunci utama untuk menekan tagihan listrik bulanan.

Namun, selain itu, ada beberapa kebiasaan yang mesti kamu terapkan untuk menghemat listrik di rumah dengan lebih efektif.

Berikut ini di antaranya.
  • Atur kecepatan sesuai kebutuhan. Jangan selalu menyetel kipas pada kecepatan maksimal. Soalnya, makin tinggi kecepatan, makin besar pula daya yang akan dikonsumsi motor kipas.
  • Manfaatkan fitur timer. Gunakan pengatur waktu (timer) untuk membatasi durasi pemakaian, sehingga listrik jadi lebih efisien.
  • Bersihkan secara rutin. Kipas yang kotor dan berdebu bakal membuat motor bekerja lebih keras, yang pada akhirnya akan mengonsumsi lebih banyak energi dari yang seharusnya.
  • Nyalakan hanya saat diperlukan. Cukup nyalakan kipas angin ketika ruangan memang terasa panas atau pengap. Kalau suhu sudah cukup sejuk, segera matikan untuk menghemat energi.

Mau Udara Sejuk Tapi Tetap Hemat Listrik? Pakai Saja Kipas Angin Terbaik AZKO

Nah, kamu sudah tahu, kan, konsumsi daya kipas angin berapa watt untuk setiap jenisnya?

Sekarang kamu bisa menentukan mau memakai kipas yang mana dan memperkirakan besaran energi yang dibutuhkannya.

Ingat juga, kualitas adalah prioritas utama dalam memilih kipas angin yang tepat. Percuma, kan, kalau sudah hemat listrik, tapi kipas malah kurang dingin dan gampang rusak?

Jadi, percayakan saja pada koleksi kipas angin dari AZKO! Semuanya sudah teruji dan terjamin keunggulannya, sehingga kamu bisa menikmati udara sejuk tanpa takut kipas boros listrik dan cepat rusak.

Yuk, langsung saja kunjungi toko offline AZKO terdekat atau belanja online di ruparupa untuk mendapatkan kipas angin terbaiknya!
authorbox
Merek ritel rumah tangga dan gaya hidup dari Kawan Lama Group yang telah hadir lebih dari 30 tahun sebagai Your Home Life Improvement Partner untuk pelanggan Indonesia dengan produk lengkap dari A sampai Z.
Bagikan Artikel ini
Lihat Selengkapnya
Dapatkan info dan promo terbaru dari AZKO
icon for sosial media https://www.instagram.com/azko.idicon for sosial media https://www.tiktok.com/@azko.idicon for sosial media https://www.youtube.com/@AzkoIndonesiaicon for sosial media https://x.com/azko_idicon for sosial media https://www.facebook.com/azko.idicon for sosial media https://www.pinterest.com/azkoindonesia/