Cara agar kamar tidak lembab sering dicari karena banyak ruangan terasa pengap, dingin, dan mudah berjamur. Jika kondisi lembap dibiarkan, hal ini dapat memicu bau tidak sedap dan membuat kualitas udara menurun, sehingga kamu butuh langkah yang tepat untuk mengatasinya.
Bagaimana Cara agar Kamar Tidak Lembab?
Kamar yang terasa lembap biasanya disebabkan sirkulasi udara yang buruk, paparan air berlebih, hingga kebiasaan kecil yang sering diabaikan. Simak beberapa cara berikut untuk membantu mengurangi kelembapan secara efektif.
1. Membuka Jendela Secara Rutin
Ventilasi udara yang baik sangat membantu mengurangi kelembapan berlebih. Membuka jendela memberikan aliran udara segar sehingga kelembapan bisa keluar dengan lebih cepat. Kebiasaan ini juga membuat sinar matahari masuk yang membantu membunuh spora jamur secara alami.
2. Mengatur Ulang Posisi Barang yang Menumpuk
Barang yang menumpuk seperti kardus, tas kain, atau kotak penyimpanan dapat menyimpan udara lembap. Ketika dibiarkan terlalu lama, hal ini dapat memicu bau apek dan membuat ruangan terasa lebih berat.
3. Mengurangi Aktivitas yang Memicu Uap Air
Kebiasaan seperti menjemur pakaian di dalam kamar dapat meningkatkan kelembapan secara drastis. Hal ini dapat menyebabkan dinding terasa basah dan udara menjadi berat. Mengurangi aktivitas tersebut membuat kamar jauh lebih kering dan wangi.
4. Menjemur Kasur dan Bantal Secara Berkala
Kasur dan bantal dapat menyerap uap air dari tubuh dan udara sekitar. Ketika tidak pernah dijemur, kelembapan di dalam materialnya bisa meningkat dan menciptakan aroma yang kurang sedap. Menjemur kasur serta bantal di bawah sinar matahari membantu mengurangi kelembapan yang terperangkap.
5. Menjaga Kebersihan Kamar
Debu dan kotoran yang menumpuk berpotensi mengikat kelembapan di udara. Membersihkan kamar secara rutin membantu menjaga tekstur udara tetap ringan dan segar. Kebiasaan ini juga mencegah munculnya bau apek yang sering terjadi pada kamar yang jarang dibersihkan.
6. Membuat Jalur Udara Silang
Aliran udara yang lancar sangat membantu menurunkan kelembapan secara alami. Membuat jalur udara silang dapat dilakukan dengan membuka dua titik ventilasi berbeda, misalnya jendela dan pintu, sehingga udara bergerak keluar masuk dengan lebih optimal.
7. Menggunakan Karpet yang Mudah Dicuci
Karpet tebal rentan menyimpan uap air dan membuat ruangan terasa lebih lembap. Mengganti karpet dengan material yang cepat kering membantu mencegah penumpukan air di lantai. Selain itu, karpet seperti ini lebih mudah dibersihkan sehingga tidak menciptakan bau.
8. Menjauhkan Furnitur dari Dinding
Furnitur yang menempel langsung ke dinding membuat udara tidak bisa mengalir di belakangnya. Tindakan ini dapat menyebabkan permukaan dinding tetap basah dan menimbulkan jamur. Menyisakan sedikit ruang membuat pergerakan udara lebih baik dan kondisi barang tetap terjaga.
9. Mengontrol Suhu Ruangan
Suhu ruangan yang terlalu rendah dapat menyebabkan titik embun dan membuat permukaan dinding basah. Mengatur suhu pada kisaran ideal membantu menjaga udara tetap kering. Cara ini juga membuat kamar lebih nyaman digunakan untuk tidur.
10. Menggunakan Dehumidifier
Dehumidifier adalah alat pengurang kelembapan yang bekerja dengan menyerap uap air berlebih. Penggunaan alat ini membantu kamu mendapatkan ruangan yang lebih kering tanpa repot melakukan banyak langkah manual. Perangkat ini juga efektif digunakan pada ruangan kecil hingga besar sesuai kapasitasnya.
Rekomendasi Dehumidifier Unggulan Anti Lembab dan Jamur
Dehumidifier menjadi solusi praktis untuk menjaga kamar tetap kering, segar, dan bebas bau apek. Perangkat ini bekerja secara otomatis dan cocok untuk kondisi ruangan dengan kelembapan tinggi. Berikut beberapa dehumidifier terbaik yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Kris 0.5 Ltr Dehumidifier 2 In 1

Sumber: ruparupa
Kris 0.5 Ltr Dehumidifier 2 In 1 ini menggabungkan fungsi pengering sekaligus pembersih udara. Fitur 2 modul terpisah membuatnya bisa digunakan di dua tempat sekaligus sehingga kelembapan dapat dikontrol lebih efisien.
Kapasitas daya serap 500 ml/hari dan daya rendah 54 watt menjadikan perangkat ini hemat energi dan cocok ditempatkan pada meja maupun lantai.
2. Perfect Aire Dehumidifier 30 Ltr

Sumber: ruparupa
Perfect Aire Dehumidifier 30 Ltr ini memiliki daya serap hingga 30 liter per hari dan cocok untuk ruangan medium hingga besar.
Kontrol digital yang praktis membuat pengaturan kelembapan jauh lebih mudah, apalagi perangkat ini dapat otomatis mati ketika tangki penuh. Fitur selang pembuangan memastikan air dapat dialirkan terus menerus tanpa perlu sering mengosongkan tangki 6 liter yang tersedia.
3. Sync by Krisbow 50 Ltr Smart Dehumidifier

Sumber: ruparupa
Sync by Krisbow 50 Ltr Smart Dehumidifier menawarkan pengalaman smart home dengan dukungan aplikasi Krisbow Sync.
Kapasitas serap besar 50 liter per hari membuatnya ideal untuk ruangan luas 64–80 m². Fitur lengkap seperti mode senyap, swing mode, child lock, hingga dua tingkat kecepatan kipas memberikan kenyamanan maksimal selama penggunaan.
BACA JUGA: 5 Cara Ampuh Bersihkan Rumah Pasca Banjir
Dehumidifier AZKO: Lembap Langsung Hilang, Tidur Makin Tenang!
Kelembapan kamar memang tidak bisa diabaikan, tetapi solusi modern seperti dehumidifier AZKO bisa membuat hidup jauh lebih nyaman.
Produk dari AZKO memberikan hasil cepat, bekerja secara otomatis, dan dirancang untuk menciptakan udara yang lebih sehat setiap hari. Keunggulan seperti daya serap optimal, konsumsi listrik efisien, hingga desain ringkas menjadikannya pilihan tepat untuk kondisi kamar yang lembap.
Waktunya membuat udara kamar terasa lebih ringan dan bebas jamur menggunakan dehumidifier AZKO. Temukan produk favoritmu di toko AZKO terdekat atau melalui website ruparupa. Gunakan dehumidifier AZKO agar ruangan terasa kering, segar, dan nyaman setiap hari!






