Kamu sering bersin, hidung mampet, atau mata gatal saat berada di rumah? Bisa jadi itu bukan flu biasa, tapi alergi debu.
Gejala seperti ini akan muncul saat kamu terlalu sering menghirup udara berdebu dan imun tubuhmu mendeteksi ada partikel kecil dalam debu.
Tapi nggak perlu khawatir, karena kamu tetap bisa sembuh dari alergi debu hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan tanpa menggunakan bahan kimia.
Artikel kali ini akan memandu kamu memahaminya dari dasar, ciri-cirinya, sampai cara terbaik mengatasi alergi. Simak dan catat, ya!
BACA JUGA: 6 Cara Menghilangkan Tungau Debu agar Rumah Lebih Sehat
5 Ciri-Ciri Alergi Debu
Gejalanya berbeda-beda pada tiap orang, dari yang ringan sampai mengganggu tidur. Tapi, umumnya, ciri-ciri alergi yang paling sering muncul adalah seperti ini:
- Sering bersin: kerap bersin dalam waktu singkat dan hidung mendadak mampet.
- Hidung tersumbat atau meler tanpa demam: meski lendir bening yang mengalir terus sampai hidung mampet, alergi tidak membuat kamu demam.
- Batuk dan tenggorokan gatal: Lendir yang menetes ke belakang tenggorokan memicu batuk kering yang membandel.
- Sesak napas atau napas berbunyi: jika kondisinya berat dan menimpa penderita asma, alergi debu bisa membuat napas sesak atau berbunyi.
- Mata gatal, merah, dan berair: tanpa terkena apapun, mata terasa gatal dan ingin terus digosok.
Penyebab dan Faktor Pemicu
Meski hanya di dalam rumah, kamu tetap berpotensi terkena alergi jika lingkungan di rumah memenuhi beberapa penyebab berikut ini:
1. Tungau debu
Tungau adalah hewan super kecil yang paling sering membuatmu alergi. Kotorannya mengandung protein yang membuat tubuh mengeluarkan zat histamin, sehingga tubuhmu bereaksi dengan respon gejala alergi. Tungau ini biasanya hidup di tempat lembap seperti kasur, bantal, dan sofa.
2. Kelembapan Tinggi
Jika ruangan lembap penuh tumpukan debu, lama-kelamaan debu-debu semakin lengket dan jadi rumah terbaik jamur atau partikel kecil lainnya. Jamur dan partikel inilah yang membuatmu lebih mudah terserang alergi.
3. Riwayat Alergi Dalam Keluarga
Kalau orang tua atau saudara kandungmu punya alergi atau asma, peluangmu mengalami alergi debu juga lebih besar. Meskipun penyebab ini tidak bisa dihilangkan, kamu tetap bisa mengurangi potensinya dengan kebiasaan yang baik.
4. Ruangan Kurang Ventilasi
Ruangan yang jumlah ventilasinya kurang atau justru tidak ada sama sekali membuat debu mudah menumpuk dan terhirup. Ini karena, ruangan hanya mendapat udara dari luar tanpa sirkulasi udara yang lancar.
5. Perabot Tidak Dibersihkan Secara Rutin
Sofa, karpet, gorden, dan boneka yang jarang dibersihkan adalah tempat favorit debu dan tungau. Apalagi, jika perabot kain ini menemani kamu tidur sepanjang malam, debu dan partikel lain pastinya akan terus terhirup.
Cara Mengatasi Alergi Debu
Cara mengatasi alergi debu bisa kamu lakukan dengan meminum obat atau mengubah kebiasaan membersihkan ruangan. Supaya kondisi alergi-mu terus membaik dan tidak kembali lagi, coba aplikasikan beberapa cara berikut, yuk!
1. Rutin Vacuum Kasur dan Karpet

Sumber: ruparupa
Kasur dan karpet adalah furnitur kain yang paling sering digunakan sehari-hari, untuk itu kamu juga perlu membersihkannya secara rutin, salah satunya menggunakan Krisbow Vacuum Cleaner Dry 18 Kpa 1000 Watt - Hitam dengan desain ringkas.
Vacuum bekerja mengangkat debu, tungau, dan kotoran dari serat kain. Apalagi, varian vacuum ini memiliki daya isap yang kuat di angka 18 kPa dan efektif menyedot debu kering sampai kapasitas 3L.
2. Gunakan Dehumidifier untuk Serap Kelembapan dan Debu

Sumber: ruparupa
Supaya ruangan tidak lembap dan jadi tempat nyaman buat tungau dan jamur, coba gunakan dehumidifier Norium 25 Liter Dehumidifier & Air Purifier 450 Watt - Krem Beige.
Nggak hanya mengontrol kelembapan, dehumidifier ini juga bisa menjadi air purifier yang menyerap debu dan partikel alergen lainnya hingga 25 liter per hari. Kamu juga bisa atur mode senyap, manual, laundry, dan sleep, plus fitur child-lock sesuai kebutuhan.
3. Serap Debu dengan Air Purifier

Sumber: ruparupa
Kalau ruangan di rumahmu hanya berdebu tanpa kelembapan tinggi, air purifier adalah alat terbaik yang membantumu membersihkan udara sambil kamu fokus beraktivitas.
Kris Air Purifier 18 m2 CADR 150 m3/jam - Putih adalah alat yang tepat dengan 3 tahap filtrasi, yaitu pre-filter, activated carbon, dan HEPA 13, dengan dust sensor PM2.5. Suaranya halus di skala 40 dB dan setiap modenya mudah diatur via kontrol sentuh.
4. Bersihkan Perabot Dengan Lap Microfiber

Sumber: ruparupa
Tahukah kamu kalau bahan microfiber adalah bahan yang tepat untuk mengangkat dan mengunci debu? Itulah kenapa kamu tetap perlu peralatan non-elektronik, terutama yang berbahan microfiber untuk membersihkan perabot.
Contohnya, Proclean Ultra Cloth Kain Lap Microfiber Set 3 pcs - Ungu Lilac yang menggunakan bahan microfiber murni. Setiap serat lap efektif mengangkat debu di permukaan. Setelah kotor, lap bisa dicuci dan digunakan berulang kali karena kotoran mudah luntur.
BACA JUGA: Mengenal Berbagai Jenis Alat Penyedot Debu dan Fungsinya
Yuk, Ubah Kebiasaan dengan Rutin Membersihkan Rumah Menggunakan Peralatan Terbaik dari AZKO!
Alergi debu memang tidak bisa sembuh total, tapi gejalanya bisa kamu kendalikan dengan menjaga rumah tetap bersih dan udara tetap sehat.
Perpaduan membersihkan sumber debu dan merawat kualitas udara dengan alat yang tepat pastinya akan membuat aktivitasmu harianmu di rumah jauh lebih nyaman.
Untuk itu, kamu bisa lengkapi peralatan untuk mengendalikan kebersihan udara di rumah dengan berbagai produk rekomendasi AZKO.
Semua peralatan yang kamu butuhkan, seperti rekomendasi produk di atas dapat dengan mudah kamu temukan di store AZKO terdekat atau belanja lewat ruparupa.
Dengan kualitas terbaik dari brand-brand kepercayaan pelanggan AZKO, saatnya hidup lebih sehat dengan udara bersih dan segar jauh dari alergi!





