Buat kamu yang baru mulai rutin olahraga, mencoba berbagai jenis olahraga atletik bisa jadi pilihan yang tepat. Apalagi gerakannya juga mencakup aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari, seperti berlari, melompat, hingga melempar, sehingga mudah diterapkan baik oleh pemula maupun atlet profesional.
Selain melatih kekuatan dan daya tahan, olahraga atletik juga membantu meningkatkan kecepatan, kelincahan, serta koordinasi tubuh. Inilah alasan mengapa banyak orang mulai memasukkan latihan atletik ke dalam rutinitas olahraga mereka.
Nah, sebelum mencoba berbagai latihannya, yuk kenali dulu jenis-jenis olahraga atletik dan manfaatnya untuk tubuh berikut ini!
BACA JUGA: 7 Olahraga yang Bikin Kurus dan Sehat Tanpa ke Gym!
Jenis-Jenis Olahraga Atletik yang Perlu Kamu Ketahui
Olahraga atletik memiliki beberapa kategori gerakan dasar yang menjadi fondasi dari berbagai aktivitas fisik. Setiap jenis olahraga atletik memiliki fokus latihan yang berbeda, mulai dari kecepatan, kekuatan, hingga daya tahan tubuh. Berikut beberapa jenis-jenis olahraga atletik.
1. Lari Jarak Pendek
Lari jarak pendek atau sprint adalah salah satu jenis olahraga atletik yang dilakukan dengan kecepatan maksimal sepanjang lintasan dari garis start hingga finish. Jarak yang ditargetkan biasanya 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.
2. Lari Jarak Menengah
Berbeda dengan sprint, pelari jarak menengah harus menempuh jarak antara 800 meter, 1500 meter hingga 3000 meter. Pelari dituntut untuk mengatur ritme napas dan kecepatan saat lari jarak menengah.
3. Lari Jarak Jauh
Lari jarak jauh mencakup nomor-nomor seperti 5.000 meter, 10.000 meter, hingga lari maraton (42,195 kilometer). Jenis lari ini sepenuhnya mengandalkan sistem aerobik. Kapasitas paru-paru dan efisiensi jantung dalam mengalirkan oksigen menjadi kunci utama keberhasilan pelari jarak jauh.
4. Lari Estafet
Lari estafet adalah lari beregu di mana pelari dalam satu tim secara bergantian membawa tongkat sakti. Jarak yang umum adalah 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter. Teknik terpenting dalam lari ini adalah proses pergantian tongkat di zona yang telah ditentukan.
5. Lompat Tinggi
Lompat tinggi adalah salah satu cabang olahraga atletik yang mengharuskan para atlet untuk melakukan atraksi lompat setinggi-tingginya melewati mistar yang sudah dipasang horizontal dengan tingkat ketinggian tertentu.
6. Lompat Jauh
Lompat jauh adalah nomor lapangan dalam cabang olahraga atletik yang mengkombinasikan gerakan melompat menggunakan teknik dan mencapai jarak sejauh mungkin. Meskipun terlihat sederhana, lompat jauh disebut sebagai nomor lapangan yang paling sulit untuk ditekuni.
7. Tolak Peluru
Tolak peluru merupakan nomor lempar dalam atletik di mana atlet melemparkan bola logam berat (peluru) sejauh mungkin. Berbeda dengan olahraga lempar lainnya, dalam tolak peluru, beban tersebut tidak dilempar dengan ayunan tangan, melainkan “ditolak” atau didorong dari pangkal bahu.
8. Lempar Cakram
Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga atletik yang membutuhkan kombinasi kekuatan, teknik, dan keseimbangan untuk mencapai jarak lemparan maksimal. Teknik dasar lempar cakram meliputi pegangan cakram yang tepat, posisi awal membelakangi sektor lemparan, ayunan awal dan putaran tubuh.
9. Lempar Lembing
Lempar lembing merupakan cabang dari olahraga atletik yang memusatkan pada kekuatan otot lengan untuk melemparkan lembing atau sejenis tombak dengan material ringan dan ujung logam. Tujuan dari olahraga ini adalah untuk melemparkan lembing sejauh mungkin.
10. Jalan Cepat
Jalan cepat merupakan salah satu nomor perlombaan dalam cabang olahraga atletik yang mengharuskan atlet untuk berjalan dan tidak berlari. Jalan cepat membutuhkan keterampilan agar atlet menjaga gerakan kakinya dengan cepat namun kakinya harus tetap melakukan kontak dengan tanah.
Alat-Alat Pendukung untuk Olahraga Atletik
Kini, kamu juga bisa menggunakan beberapa peralatan yang membantu meningkatkan performa, mulai dari latihan kardio hingga melatih kekuatan. Dengan alat yang tepat, latihan juga jadi lebih efektif dan bervariasi. Berikut beberapa rekomendasi alat yang bisa kamu gunakan di rumah.
1. Kinetic Motorized Smart Treadmill 1.25 HP 12P

Sumber: ruparupa
Lari adalah jenis olahraga atletik yang banyak digemari. Buat kamu yang ingin tetap aktif berlari meski hanya di rumah, Kinetic Motorized Smart Treadmill 1.25 HP 12P siap bantu kamu agar tetap aktif berlari. Dengan desain yang praktis dan dapat dilipat, treadmill ini tidak memakan banyak ruang sehingga cocok untuk penggunaan harian di rumah.
Ditenagai motor DC 1.25 HP dengan kecepatan hingga 16 km/jam, alat ini mendukung berbagai jenis latihan mulai dari jalan santai hingga lari intensitas tinggi. Fitur auto incline hingga 15% juga membuat latihan terasa lebih menantang dan treadmill ini mampu menahan beban seberat 100kg.
Selain itu, treadmill ini sudah dilengkapi LED display yang menampilkan data penting, seperti waktu, kecepatan, jarak, kalori, denyut jantung, hingga lemak tubuh. Tersedia juga konektivitas Bluetooth dan dukungan aplikasi seperti Zwift dan Kinomap untuk pengalaman latihan yang lebih interaktif dan modern.
2. Kinetic Sepeda Statis Recumbent NS-665NY

Sumber: ruparupa
Kinetic Sepeda Statis Recumbent NS-665NY hadir untuk kamu yang hobi bersepeda namun tidak memiliki cukup waktu untuk bersepeda di luar. Dilengkapi kursi bantalan yang membuat posisi duduk lebih stabil, alat ini cocok untuk latihan kardio tanpa memberikan tekanan berlebih pada tubuh.
Sepeda ini memiliki delapan tingkat resistensi yang bebannya bisa kamu atur sesuai intensitas latihanmu. Sistem tiga lengan engkol juga memberikan stabilitas tambahan saat kayuhan, sehingga latihan terasa lebih efektif dan konsisten.
Pedalnya sudah dilengkapi fitur anti-slip dengan strap yang dapat disesuaikan. Alat ini mampu menahan beban hingga 110 kg dan memiliki desain lipat yang cocok digunakan untuk latihan kardio di rumah dengan ruang terbatas.
3. Kinetic Tali Skipping Bearing

Sumber: ruparupa
Lompat juga merupakan jenis olahraga atletik yang berfokus melatih kekuatan dan kelincahan kaki. Kalau kamu mau melatih kekuatan kaki, cobalah Kinetic Tali Skipping Bearing dengan panjang tali yang dapat disesuaikan. Alat ini bisa digunakan untuk berbagai latihan koordinasi atau daya tahan kardiovaskular bagi tubuh.
Alat ini terbuat dari material PVC yang ringan namun kuat untuk digunakan dalam jangka panjang tahan. Selain itu, sistem bearing pada handle memungkinkan putaran tali menjadi lebih halus dan cepat, sehingga sangat cocok untuk latihan intensitas tinggi.
4. Kinetic Neoprene Kettlebell 8 kg

Sumber: ruparupa
Kalau kamu butuh alat yang dapat meningkatkan kekuatan otot sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh. Kinetic Neoprene Kettlebell 8 kg bisa kamu coba, alat ini memiliki bobot 8 kg dan cocok digunakan untuk berbagai gerakan seperti swing, squat, hingga lifting.
Kettlebell ini memiliki desain ergonomis dan gagang lebar yang nyaman digenggam. Lapisan neoprene-nya memberikan grip lebih aman, jadi tidak licin saat digunakan meski sedang berkeringat. Hasilnya, ayunan di tangan tetap stabil bahkan saat kamu meningkatkan intensitas latihanmu.
5. Kinetic Power Resistance Band Gym

Sumber: ruparupa
Butuh alat yang bisa melatih tubuh atas dan bawah? Kinetic Power Resistance Band Gym selalu siap bantuk kamu melatih berbagai kelompok otot. Alat ini memiliki tempat penyimpanan untuk kenyamanan penggunaan.
Kinetic Power Resistance band juga sudah dilengkapi tingkat resistensi yang dapat disesuaikan serta beberapa pilihan tube dengan ukuran berbeda, sehingga kamu bisa mengatur intensitas latihan sesuai keinginan. Selain itu, tersedia tiga jenis pegangan ergonomis yang membuat latihan lebih nyaman dan variatif.
Dengan fungsinya yang beragam, resistance band ini menjadi pilihan ideal untuk latihan kekuatan dan fleksibilitas secara praktis.
Manfaat Olahraga Atletik Bagi Tubuh
Olahraga memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, apalagi jika dilakukan secara rutin. Nah, berikut ini beberapa manfaat olahraga atletik untuk tubuhmu.
- Meningkatkan Kualitas Tidur: Olahraga dapat membantu membuat tidur lebih berkualitas. Tubuh yang aktif secara fisik dapat meningkatkan kebugaran, yang pada akhirnya membawa pada peningkatan tidur malam yang lebih nyenyak.
- Melatih Mental: Rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga atletik dapat meningkatkan kesehatan mental. Termasuk meningkatkan suasana hati, membuat mood lebih positif dan mengurangi kecemasan.
- Membuat Jantung Lebih Kuat: Olahraga tidak hanya membuat fisik jadi lebih kuat, tetapi juga membuat organ kardiovaskular seperti jantung menjadi semakin kuat.
- Menguatkan Kekuatan Otot dan Tulang: Lari dan lompat melatih kepadatan tulang, mencegah osteoporosis, serta memperkuat ligamen di sekitar sendi untuk mengurangi risiko cedera.
BACA JUGA: 7 Jenis Olahraga yang Aman dan Praktis Dilakukan di Rumah
Latihan Olahraga Atletik Jadi Lebih Maksimal dengan Alat Olahraga dari AZKO!
Olahraga atletik tidak hanya membantu meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga melatih kekuatan, kecepatan, dan daya tahan secara menyeluruh. Dengan latihan yang rutin serta didukung peralatan olahraga yang tepat, aktivitas olahraga pun bisa terasa lebih nyaman dan efektif dilakukan di rumah.
Untuk mendukung berbagai jenis olahraga atletik, kamu bisa menemukan beragam peralatan olahraga mulai dari treadmill, sepeda statis, skipping, kettlebell, hingga resistance band.
Saatnya lengkapi kebutuhan olahragamu dengan mengunjungi toko AZKO terdekat atau belanja online melalui aplikasi ruparupa!






