Banner image
Tips

Cara Merawat Ikan Hias agar Aktif dan Tidak Mudah Mati

by AZKO

Modified at

Memelihara ikan hias di rumah memang bisa memberikan rasa tenang dan mempercantik ruangan. Namun, di balik keindahannya, penting untuk memahami cara merawat ikan hias dengan benar agar bisa tumbuh sehat.

Dengan menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan hidupnya, ikan akan tumbuh dengan warna yang lebih cerah dan tidak mudah stres. 

Yuk, simak panduan lengkap cara merawat ikan hias di akuarium untuk pemula agar ikan tetap sehat dan cantik berikut ini!

BACA JUGA: 3 Jenis Aquarium Mulai dari Ukuran dan Tips Memilihnya!

Cara Merawat Ikan Hias di Akuarium untuk Pemula

Cara merawat ikan hias di akuarium memerlukan ketelatenan dalam memperhatikan detail kecil pada lingkungan airnya. Berikut langkah-langkah yang perlu kamu lakukan.

1. Ketahui Karakteristik Ikan yang Dipelihara

Setiap jenis ikan hias memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari kondisi air, makanan, hingga sifatnya. Ada ikan yang suka air tenang, ada juga yang butuh arus. Selain itu, penting untuk mengetahui apakah ikan bersifat agresif atau tidak.

Dengan memahami karakteristik ikan, kamu bisa menciptakan lingkungan yang nyaman dan mencegah ikan stres yang sering menjadi penyebab ikan mudah mati.

2. Sesuaikan Ukuran Akuarium dengan Ikan 

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Ukuran akuarium juga sangat berpengaruh pada kesehatan ikan. Hindari menggunakan akuarium yang terlalu kecil karena bisa membatasi ruang gerak ikan dan menurunkan kualitas air. 

Kalau kamu membutuhkan akuarium dengan ukuran besar, Fishland 42 Ltr Aquarium Nano Chamber OPC Transparan bisa jadi pilihan yang pas. 

Akuarium ini terbuat dari kaca optical clear setebal 5 mm dan dilengkapi sekat filter yang memudahkan perawatan ekosistem di dalamnya. Desain sudut depannya yang melengkung juga membuat tampilannya lebih estetik.

3. Gunakan Filter untuk Menjaga Kualitas Air

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Filter adalah bagian penting dalam akuarium yang berfungsi menyaring kotoran dari sisa pakan dan limbah ikan. Jika tidak ada filter, amonia dari sisa kotoran bisa menumpuk dan menjadi racun bagi ikan.

Untuk menjaga kejernihan air akuarium, kamu bisa menggunakan Boyu Filter Akuarium Submersible WF 600. Filter ini memiliki desain ringkas dengan spons sebagai media penyaring yang efektif, cocok untuk akuarium hingga kapasitas 85 liter. 

Dengan daya 9,5 watt, filter ini mampu menjaga sirkulasi air dan membantu meningkatkan kadar oksigen di dalam akuarium. Produk ini juga dilengkapi garansi unit dan servis selama 12 bulan.

4. Rutin Mengganti Air Akuarium

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Meskipun sudah menggunakan filter, air akuarium tetap perlu diganti secara berkala. Hal ini penting untuk membuang nitrat dan sisa kotoran yang tidak bisa disaring oleh filter. 

Idealnya, ganti sekitar 20-30% air setiap 1–2 minggu sekali. Pastikan air pengganti sudah diendapkan atau dideklorinasi terlebih dahulu agar aman untuk ikan. 

Kamu bisa menggunakan Boyu Selang Penyedot Air Akuarium By-28 untuk bantu membersihkan akuarium dengan lebih mudah. Alat ini sudah dilengkapi dengan pompa penyedot, keran buka tutup, dan saringan air. Dengan begitu, proses pembersihkan akuarium bisa lebih cepat.

5. Berikan Pakan Secukupnya dan Teratur

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Memberi makan ikan terlalu banyak adalah kesalahan yang sering dilakukan pemula. Sisa pakan yang tidak dimakan akan mengendap di dasar akuarium dan memperburuk kualitas air dengan cepat. 

Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa mengotori air, kamu bisa menggunakan Takari 100 Gr Makanan Ikan Sinking 1 Mm.

Pakan berbentuk pellet tenggelam ini mengandung nutrisi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan memperkuat warna ikan. Pellet ini juga dikemas dengan ziplock serta sudah berstandar SNI. 

6. Jaga Suhu Air Tetap Stabil

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Ikan adalah hewan berdarah dingin, sehingga suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungan air. Karena itu, menjaga suhu air sangat penting agar metabolisme ikan tetap berjalan normal dan ikan tetap sehat.

Untuk membantu memantau suhu air dengan lebih akurat, kamu bisa menggunakan Boyu Termometer Akuarium. Termometer ini menampilkan skala Celsius dan Fahrenheit yang jelas sehingga mudah dibaca. 

Alat ini dilengkapi suction cup yang bisa ditempelkan langsung pada dinding kaca akuarium sehingga suhu air dapat dipantau kapan saja dengan praktis.

7. Gunakan Pencahayaan yang Tepat

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Pencahayaan pada akuarium bukan hanya untuk mempercantik tampilan, tetapi juga membantu ikan mengatur siklus siang dan malam. 

Untuk membantu membuat akuarium terlihat lebih hidup, kamu bisa menggunakan Krisbow Lampu LED Aquarium Clip 6 Watt WRB

Lampu ini dilengkapi sistem clip fleksibel sehingga mudah dipasang dan diatur posisinya. Dengan 30 LED berwarna cool daylight, lampu ini cocok untuk akuarium berukuran 20-30 cm.

8. Bersihkan Akuarium Secara Berkala

cara-merawat-ikan-hias

Sumber: ruparupa

Kotoran yang menumpuk di dasar akuarium dapat mengganggu tampilan sekaligus kesehatan ikan. Karena itu, pembersihan rutin pada media filter dan dinding kaca sangat disarankan tanpa harus menguras seluruh air. 

Untuk mempermudah proses ini, kamu bisa menggunakan Boyu Selang Pembersih Akuarium. Selang ini berfungsi untuk menyedot kotoran di dasar akuarium saat penggantian air tanpa perlu memindahkan ikan. 

Bahannya elastis dan kuat, sehingga praktis digunakan untuk akuarium kecil maupun besar tanpa risiko mudah bocor.

9. Hindari Overcrowding atau Terlalu Banyak Ikan

Terlalu banyak ikan dalam satu akuarium dapat menyebabkan persaingan oksigen dan meningkatkan stres di antara ikan. Semakin banyak ikan, semakin besar pula limbah yang dihasilkan, sehingga beban sistem filtrasi juga ikut meningkat.

Karena itu, penting untuk mengikuti kapasitas ideal sesuai volume akuarium. Dengan memberi ruang yang cukup, setiap ikan bisa bergerak lebih leluasa dan terhindar dari stres.

10. Perhatikan Tanda-Tanda Ikan Stres atau Sakit

Kunci merawat ikan hias adalah cepat mengenali jika ada ikan yang sakit. Kamu perlu meluangkan 5-10 menit setiap hari saat memberi makan untuk mengecek kondisi ikan. 

Tanda-tandanya biasanya sirip menguncup, berenang tidak normal atau muncul bintik putih di tubuh. Jika terlihat gejala seperti ini, segera pindahkan ikan ke akuarium karantina agar tidak menular ke ikan lain.

BACA JUGA: Rekomendasi Hiasan Aquarium untuk Mempercantik Akuarium

Ciptakan Ekosistem Ikan yang Sehat dengan Perlengkapan Akuarium dari AZKO!

Itulah beberapa cara merawat ikan hias yang bisa kamu terapkan. Dengan menjaga kualitas air, suhu, dan kebersihan secara rutin, kamu bisa menikmati keindahan dunia bawah air langsung dari rumah.

Sudah siap memulai hobi akuarium kamu hari ini? Temukan berbagai koleksi akuarium, filter, pakan ikan, hingga aksesori pembersih terbaik hanya di AZKO!

Kunjungi toko offline terdekat atau belanja lebih praktis melalui ruparupa. Yuk, buat ikan hias kesayanganmu lebih sehat dan aktif bersama AZKO sekarang juga!

authorbox
A home and lifestyle retail brand from Kawan Lama Group that has been present for over 30 years as Your Home Life Improvement Partner, offering Indonesian customers a complete range of products from A to Z.
Share this article
See More
Stay updated with AZKO’s latest offers
icon for sosial media https://www.instagram.com/azko.idicon for sosial media https://www.tiktok.com/@azko.idicon for sosial media https://www.youtube.com/@AzkoIndonesiaicon for sosial media https://x.com/azko_idicon for sosial media https://www.facebook.com/azko.idicon for sosial media https://www.pinterest.com/azkoindonesia/