Apakah kipas angin di rumah kamu sudah terlalu kotor sehingga aliran udaranya kurang maksimal? Kalau iya, kamu perlu tahu cara melepas baling-baling kipas angin untuk membersihkannya.
Nggak usah takut salah bongkar dan malah merusak perangkat, artikel ini sudah menyajikan langkah-langkah yang benar dan mudah untuk mencopotnya. Maka dari itu, yuk, simak panduan di bawah ini dengan cermat biar kipas anginmu kembali bersih dan bekerja optimal!
BACA JUGA: Fungsi Kipas Angin dan Jenisnya agar Ruangan Lebih Sejuk
Alasan Kamu Perlu Melepas Baling-baling Kipas Angin
Sebelum masuk ke tutorialnya, penting untuk kamu pahami dulu kenapa melepas baling-baling itu perlu dilakukan. Di antaranya sebagai berikut.
1. Membersihkannya Agar Angin Kembali Segar
Baling-baling kipas angin yang berputar cenderung menarik debu hingga tertahan dan menempel di permukaannya. Membersihkan bilah dengan dilap dari luar saja terkadang kurang efektif.
Dengan melepasnya, kamu bisa mencuci baling-baling secara menyeluruh, sehingga embusan angin yang dihasilkan kembali bersih dan lebih segar.
2. Menghilangkan Suara Bising yang Mengganggu
Selain bikin aliran udara melemah, debu yang menumpuk pada sisi tertentu bilah kipas angin juga bisa menyebabkan kipas angin mendengung dan bergetar. Penumpukan yang nggak seimbang inilah yang membuat kipas angin jadi berisik saat dinyalakan.
Dengan melepas dan membersihkan baling-baling seluruhnya, putaran bisa lancar dan kipas pun beroperasi dengan senyap kembali.
3. Memperbaiki Putaran yang Seret
Kipas angin yang putarannya lambat atau bahkan tersendat-sendat nggak selalu disebabkan motornya sudah rusak. Bisa saja, poros atau as kipas angin yang ada di balik baling-baling mengering atau terlilit kotoran, misalnya rambut atau benang.
Nah, bilah kipas angin tentunya perlu dicopot agar kamu bisa mengaplikasikan pelumas atau membuang lilitan kotoran yang mengganggu kinerja perangkat.
4. Mengganti Baling-baling yang Rusak
Baling-baling yang retak, melengkung, atau patah bisa memperparah getaran, memperberat kerja motor, dan bahkan membahayakan.
Kalau begini, kamu perlu segera melepas baling-baling kipas angin untuk menggantinya dengan komponen yang baru agar alat pendinginmu kembali aman dan berfungsi normal.
Cara Melepas Baling-Baling Kipas Angin dengan Benar
Lantas, bagaimana cara melepas baling-baling kipas angin yang benar dan aman? Jangan buru-buru dibawa ke tukang servis, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah asal mengikuti panduan di bawah ini dengan baik.
Berikut ini tahapan-tahapannya, dari persiapan hingga pemasangan kembali.
1. Siapkan Alat Bantu
Sebelum mulai, pastikan kamu menyiapkan semua perlengkapan bantu agar prosesnya berjalan lancar. Yang kamu butuhkan cukup obeng yang sesuai dengan jenis baut pada kipasmu. Perkakas ini digunakan untuk membuka penutup atau housing kipas angin.
Namun, ada juga model kipas angin yang nggak memerlukan perkakas sama sekali untuk membongkar dan merakitnya. Kalau begini, kamu bisa langsung melanjutkan ke langkah berikutnya.
2. Matikan Kipas dan Cabut dari Sumber Listrik
Tahapan ini penting dan nggak boleh diabaikan. Pastikan kipas anginmu dalam kondisi mati total dan kabel dayanya sudah tercabut dari stopkontak sebelum kamu menyentuh satu pun komponennya.
Menekan tombol off saja belum cukup karena arus listrik masih bisa mengalir ke komponen internalnya. Jadi, utamakan keselamatan, ya.
3. Buka Pengunci Tutup Pelindung
Hampir semua kipas angin, baik tipe duduk, berdiri, maupun dinding, dilengkapi tutup pelindung atau housing dengan desain jaring di bagian depan baling-baling.
Tutup ini biasanya dikunci dengan baut atau klip pengait. Gunakan obeng untuk mengendorkan bautnya, atau lepaskan klip pengaitnya dengan hati-hati. Jangan terlalu memaksa, lakukan pelan-pelan agar kamu nggak memecahkan rangkanya.
4. Lepaskan Tutup Pelindung
Setelah semua pengunci dilepas, angkat tutup pelindung dari badan kipas. Biasanya komponen ini terdiri dari dua bagian, satu di depan dan satu di belakang baling-baling.
Sisihkan di tempat yang aman biar nggak terinjak atau tergores. Sambil melepas, ini juga saat yang tepat untuk memeriksa seberapa kotor atau rusak kondisi baling-baling.
5. Putar Pengunci Baling-baling ke Arah yang Tepat
Sesudah tutup pelindungnya terlepas, kamu bakal melihat mur atau pengunci bulat di bagian tengah baling-baling yang menyatukannya dengan poros motor.
Cara melepasnya, pegang baling-baling dengan erat biar nggak ikut berputar, lalu putar pengunci searah jarum jam untuk melonggarkannya.
6. Tarik Baling-baling dengan Perlahan
Pegang baling-baling di beberapa titik lalu tarik ke arah depan pelan-pelan. Jangan menarik paksa atau hanya dari satu sisi karena bisa membuat baling-baling melengkung atau patah.
Kalau terasa sedikit lengket karena debu yang mengering, coba goyang perlahan ke kiri dan ke kanan sambil tetap menariknya ke depan.
7. Periksa Kondisi Baling-baling
Kalau baling-baling berhasil terlepas, cek kondisinya, apakah kotor atau memang sudah rusak. Kalau kotor, segera bersihkan menggunakan kuas atau sikat kecil untuk menyapu debu yang menempel. Biar makin maksimal, lap dengan kain lap basah.
Sembari menunggu baling-baling mengering sepenuhnya, jangan lupa membersihkan juga bagian tutup pelindung dan badan kipas.
Setelah semua komponen bersih dan kering, pasang kembali baling-baling ke porosnya. Kencangkan pengunci dengan memutar ke arah berlawanan jarum jam, lalu pasang tutup pelindung dan kencangkan kembali bautnya. Colokkan kipas angin ke sumber listrik, nyalakan, dan rasakan apakah kinerjanya jadi lebih baik dari sebelumnya.
Rekomendasi Kipas Angin Canggih yang Mudah Dibersihkan dari AZKO
Nah, membersihkan baling-baling bakal jauh lebih mudah kalau dari awal kamu memilih kipas angin yang dirancang agar komponennya mudah dilepas-pasang.
Buat kamu yang beralih ke perangkat baru, berikut ini beberapa pilihan kipas angin unggulan dari AZKO yang nggak cuma kencang anginnya, tapi juga gampang dirawat.
1. Kris Kipas Angin Dinding

Sumber: ruparupa
Kris Kipas Angin Dinding hadir dengan desain yang nggak cuma memikat, tapi juga mendukung kemudahan perawatan. Tampilan minimalisnya bikin debu nggak gampang menempel di permukaan, jadi gampang dan cepat banget dibersihkan.
Canggihnya, kipas bertenaga 60 watt dengan diameter baling-baling 18 inci ini dilengkapi fungsi swing kiri-kanan yang bisa dikendalikan lewat remote control. Kamu pun nggak perlu pindah posisi cuma buat mengatur arah anginnya. Tingkat kebisingannya 47 dB, jadi bisa beroperasi dengan tenang tanpa mengganggu aktivitas di ruangan.
Dengan model ini, kamu bisa dapat kesejukan tanpa mengorbankan tempat. Dipasang langsung di dinding, kipas angin ini hemat ruang di lantai atau meja, jadi cocok untuk ruang tamu, ruang kerja, atau kamar, atau area terbatas.
2. Kris Kipas Angin Berdiri 2-in-1

Sumber: ruparupa
Soal kemudahan pembersihan, Kris Kipas Angin Berdiri 2-in-1 nggak memerlukan perkakas apapun untuk dirakit dan dibongkar, cukup tangan kosong. Ini tentu mempermudah rutinitas perawatannya. Ditambah lagi, handle ergonomis di badannya bikin kipas ini gampang dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lain.
Keunggulan menarik lainnya adalah segi fleksibilitas. Perangkat ini bisa difungsikan sebagai kipas lantai sekaligus kipas meja. Ini karena tingginya bisa diatur, dari posisi stand penuh hingga rendah.
Dengan motor bertenaga 45 watt, diameter baling-baling 12 inci, dan putaran angin 180 derajat secara manual, kipas ini menawarkan sirkulasi udara yang merata ke seluruh penjuru ruangan.
Kerennya lagi, produk ini cocok dipakai bersamaan dengan AC untuk mengurangi beban kerjanya. Hasilnya, tagihan listrik bisa dihemat sampai 20%.
3. Kris Kipas Angin 3-in-1

Sumber: ruparupa
Sama seperti sebelumnya, Kris Kipas Angin 3-in-1 juga nggak butuh perkakas untuk perakitan, jadi bongkar-pasang saat membersihkan baling-baling bisa dilakukan dengan praktis. Buat dipindah-pindahkan pun anti-ribet karena dibekali handle yang tak kalah ergonomis.
Pengaturan kecepatannya ada tiga, lengkap dengan fungsi swing kiri-kanan. Kamu pun bisa menyesuaikan kenyamanan angin sesuai kondisi ruangan.
Yang lebih keren adalah kemampuannya beradaptasi. Alat ini bisa digunakan sebagai kipas dinding, kipas lantai, atau kipas meja. Kamu bakal dapat tiga model kipas sekaligus dalam satu produk.
Dengan diameter baling-baling 16 inci dan kecepatan putar hingga 1.200 RPM bertenaga 60 watt, embusan anginnya kencang dan andal untuk meningkatkan sirkulasi udara di ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, dan area lainnya.
BACA JUGA: 7 Cara Kerja Kipas Angin, Ternyata Sederhana Tapi Canggih!
Butuh Kipas Angin yang Canggih dan Bersih? Ambil Produk AZKO Biar Tak Salah Pilih!
Nah, itu tadi panduan lengkap cara melepas baling-baling kipas angin yang bisa kamu terapkan sendiri di rumah tanpa perlu bantuan teknisi.
Tips ini adalah bagian dari perawatan kipas angin. Mulai sekarang, kalau bilah sudah kotor atau rusak, kamu sudah tahu penangan untuk memastikan kipas angin kembali berfungsi dengan baik.
Proses perawatan ini pastinya makin mudah kalau kamu menggunakan kipas angin dengan desain yang memang ramah pembersihan, seperti produk rekomendasi AZKO tadi.
Tertarik buat ganti dengan unit baru yang canggih dan gampang dibersihkan? Kunjungi saja toko offline AZKO terdekat di kotamu atau pesan online dari rumah via ruparupa untuk mendapatkan pilihan terbaik dengan penawaran menarik!






