Untuk memilih ukuran oven, pertimbangkan luas dapur, jumlah pengguna, dan kebiasaan memasak.
Oven kecil bisa dipakai untuk roti dan makanan ringan. Oven sedang bisa digunakan untuk kue dan masakan harian.
Jika sering memasak porsi besar, pilih kapasitas lebih besar. Jangan lupa cek dimensi oven sebelum membeli.
Dengan begitu, oven bisa diletakkan dengan aman. Area dapur juga tetap rapi saat digunakan.
Berikut ini cara memilih ukuran oven yang sesuai dengan kebutuhan dapur.
BACA JUGA: 3 Merk Oven yang Bagus dan Nggak Boros Listrik
Bagaimana Cara Memilih Ukuran Oven?
Ukuran oven tidak hanya dilihat dari kapasitas liter. Kamu juga perlu mengecek ruang dapur, fungsi, daya, dan ukuran luar oven.
1. Sesuaikan dengan Luas Dapur
Cek area dapur sebelum membeli oven. Ukur meja, rak, atau kabinet yang akan digunakan.
Jika dapur kecil, pilih oven berukuran ringkas. Oven kecil lebih mudah diletakkan di atas meja dapur.
Untuk dapur besar, pakai oven yang besar. Namun, tetap sisakan ruang di sekitar oven. Jadi, oven tidak menempel langsung ke dinding atau barang lain.
2. Sesuaikan dengan Jumlah Pengguna
Jumlah anggota keluarga memengaruhi pilihan kapasitas oven. Untuk satu sampai dua orang, oven kecil bisa digunakan.
Oven 5-12 liter bisa dipakai untuk kebutuhan sederhana. Misalnya, memanggang roti, camilan, atau makanan ringan.
Untuk keluarga kecil, pilih oven di atas 20 liter. Kapasitas ini lebih lega untuk kue, makanan beku, atau menu harian.
Jika sering memasak untuk banyak orang, pilih oven yang lebih besar.
3. Sesuaikan dengan Kebutuhan Memasak
Pilih ukuran oven berdasarkan menu yang sering kamu buat. Untuk roti tawar, pizza mini, atau makanan ringan, oven kecil sudah cukup.
Jika kamu sering membuat kue, pilih oven sedang. Untuk ayam panggang atau masakan porsi besar, gunakan oven besar.
Hindari memilih oven besar hanya karena terlihat lengkap. Jika jarang dipakai, oven bisa memakan ruang dapur.
4. Perhatikan Daya Listrik Oven
Daya listrik perlu dicek sebelum membeli oven. Semakin besar kapasitas oven, biasanya kebutuhan dayanya besar.
Pastikan daya oven sesuai kapasitas listrik rumah. Jangan sampai oven membuat tegangan listrik mudah turun saat dipakai.
Jika kamu hanya memakai oven untuk menu sederhana, pilih daya yang ringan. Untuk baking, pilih oven dengan daya dan fitur yang sesuai.
Cek juga elemen pemanasnya. Beberapa oven memakai pemanas atas dan bawah yang dapat digunakan bersama atau terpisah.
5. Pilih Material yang Mudah Dibersihkan
Material oven juga perlu diperhatikan. Pilih bagian dalam oven yang mudah dilap setelah digunakan.
Material yang tahan panas dan tidak mudah berkarat akan lebih nyaman dipakai. Apalagi jika oven digunakan cukup sering.
Jika sering memasak makanan berminyak, pilih oven dengan tray remah atau aksesori lepas-pasang. Bagian ini membuat proses bersih-bersih lebih mudah.
Bersihkan oven setelah suhu turun. Hindari langsung mengelap bagian dalam saat oven masih panas.
6. Cek Fitur Pemanas dan Convection
Fitur pemanas membantu menentukan hasil masakan. Untuk kue, pemanas atas dan bawah bisa membantu panas menyebar lebih merata.
Jika oven memiliki convection atau kipas, panas di ruang oven dapat bergerak lebih baik. Fitur ini berguna untuk memanggang kue, roti, atau lauk.
Untuk ayam panggang, fitur rotisserie bisa dipertimbangkan. Untuk makanan renyah, beberapa oven juga memiliki fungsi air fryer.
Pilih fitur sesuai kebiasaan memasak. Jika hanya untuk menghangatkan makanan, oven sederhana sudah cukup.
7. Cek Timer dan Kontrol Suhu
Timer berfungsi untuk mengatur durasi memasak. Fitur ini berguna agar makanan tidak terlalu lama berada di dalam oven.
Kontrol suhu juga perlu mudah dibaca. Pilih tombol putar atau panel sentuh yang nyaman digunakan.
Untuk pemula, pengaturan sederhana lebih mudah dipakai. Namun, jika sering baking, kontrol digital bisa membantu membaca suhu lebih jelas.
Pastikan rentang suhu sesuai menu yang sering dibuat. Banyak oven rumahan sudah bisa dipakai untuk roti, kue, dan makanan harian.
8. Cek Dimensi Fisik Oven
Kapasitas liter tidak selalu menunjukkan ukuran luar oven. Untuk itu, cek panjang, lebar, dan tinggi produk.
Bandingkan dimensi oven dengan area dapur. Pastikan pintu oven bisa dibuka tanpa terhalang.
Cek juga posisi stopkontak. Hindari kabel yang terlalu tertarik saat oven digunakan.
Jika oven diletakkan di rak, pastikan raknya kuat. Oven perlu berada di permukaan yang stabil.
Ukuran Oven Berdasarkan Kebutuhan
Setelah tahu cara memilih ukuran oven, kamu bisa membandingkan kapasitasnya. Berikut ini rekomendasi ukuran oven dari AZKO.
1. Oven Kecil untuk Dapur Minimalis

Sumber: ruparupa
Oven kecil bisa dipakai untuk kebutuhan sederhana. Misalnya memanggang roti, memanaskan makanan, atau membuat camilan ringan.
Memoo Mini Oven Toaster memiliki kapasitas 5 liter. Ukuran ini pas untuk dapur kecil atau meja dapur terbatas.
Oven ini memiliki sistem pemanas cepat dan merata. Suhunya konstan di 200 derajat Celsius.
Pintu kacanya berguna untuk memantau makanan. Jadi, kamu tidak perlu sering membuka pintu oven.
2. Oven Sedang untuk Masakan Harian

Sumber: ruparupa
Oven sedang bisa dipakai untuk kebutuhan rumah harian. Kapasitasnya lebih lega daripada oven mini.
Kris Oven Toaster memiliki kapasitas 12 liter. Ukuran ini bisa dipakai untuk memanggang roti, kue, atau makanan ringan.
Oven ini dilengkapi pemanas atas dan bawah. Fitur ini membantu makanan matang lebih merata.
Suhunya bisa diatur dari 100-250 derajat Celsius. Jadi, kamu bisa menyesuaikannya dengan menu yang dibuat.
3. Oven Besar untuk Porsi Lebih Banyak

Sumber: ruparupa
Oven besar bisa dipakai untuk keluarga yang sering memasak. Ukurannya membantu saat kamu ingin menyiapkan porsi lebih banyak.
Sharp Microwave Oven R-223DA-BK memiliki kapasitas 23 liter. Produk ini bisa dipakai untuk menghangatkan dan memasak beberapa menu.
Tersedia 5 power levels dan 8 program otomatis. Fitur defrost juga membantu mencairkan makanan beku.
Produk ini memiliki kitchen timer. Pintu kacanya bisa digunakan untuk melihat makanan.
4. Oven Sangat Besar untuk Masakan yang Intens

Sumber: ruparupa
Oven sangat besar bisa dipakai untuk masakan porsi besar. Ukuran ini juga membantu saat kamu sering membuat banyak menu.
Kris Oven Toaster Duoglass memiliki kapasitas 48 liter. Oven ini memakai pintu kaca ganda.
Pintu kaca ganda membantu menjaga panas di dalam oven. Jadi, suhu lebih stabil saat proses memasak.
Oven ini juga memiliki fungsi convection dan rotisserie. Kamu bisa memakainya untuk memanggang ayam, roti, atau hidangan keluarga.
Jenis Oven yang Perlu Kamu Ketahui
Selain ukuran, jenis oven juga perlu disesuaikan dengan dapur. Setiap jenis punya cara pemasangan dan fungsi berbeda.
1. Oven Freestanding
Oven freestanding atau tabletop bisa diletakkan di atas meja. Jenis ini lebih fleksibel untuk dapur rumah.
Oven ini bisa dipindahkan saat perlu. Namun, tetap pastikan area meja kuat dan tahan panas.
Jenis ini banyak dipilih untuk dapur kecil. Ukurannya tersedia dari mini sampai besar.
2. Built-in Oven
Built-in oven dipasang menyatu dengan kabinet dapur. Jenis ini membuat tampilan dapur terlihat lebih rapi.
Namun, pemasangannya perlu ruang khusus. Kamu juga perlu mengecek ukuran kabinet sebelum membeli.
Jenis ini efektif jika dapur sudah dirancang sejak awal. Jika mengganti oven lama, samakan ukuran dengan ruang yang tersedia.
3. Air Fryer Oven
Air fryer oven bisa berfungsi sebagai oven dan air fryer. Alat ini bisa dipakai untuk memanggang dan membuat makanan.
Jenis ini bisa dipilih jika kamu ingin satu alat dengan beberapa fungsi. Namun, tetap cek kapasitasnya sebelum membeli.
Pilih ukuran yang sesuai dengan porsi masakan. Jangan lupa cek aksesori bawaannya, seperti rak dan tray.
BACA JUGA: Air Fryer Oven: Fungsi, Kelebihan, dan Cara Memilih yang Tepat
Yuk, Pilih Ukuran Oven yang Tepat dengan Produk Pilihan AZKO!
Bagaimana cara memilih ukuran oven? Ukur dulu area dapur, lalu sesuaikan dengan jumlah pengguna dan kebutuhan memasak.
Untuk dapur kecil, gunakan oven 5-12 liter. Untuk keluarga atau porsi besar, pilih kapasitas di atas 20 liter.
Cek juga daya listrik, material, timer, pemanas atas-bawah, dan fitur convection. Tujuannya agar oven bekerja sesuai menu yang kamu buat.
Kamu bisa menemukan berbagai ukuran oven di AZKO. Pilihannya tersedia dari oven mini sampai oven besar.
Kunjungi toko AZKO terdekat atau belanja online lewat ruparupa!






