Pernah nggak sih kamu merasa performa larimu tidak kunjung meningkat, cepat lelah, atau merasa pembakaran kalori kurang maksimal saat melakukan jogging santai? Jika kamu ingin meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus melatih kecepatan dalam waktu yang relatif lebih singkat, saatnya berkenalan dengan metode latihan interval running.
Singkatnya, lari interval adalah teknik latihan lari yang memadukan intensitas tinggi dan intensitas rendah secara bergantian dalam satu sesi latihan.
Nah, biar kamu makin paham, simak pembahasannya secara lengkap lewat artikel berikut ini. Selain itu, ada juga beberapa rekomendasi perlengkapan berlari persembahan AZKO yang bikin interval running kamu jadi makin nyaman, lho!
Yuk, langsung saja scroll ke bawah!
BACA JUGA: Mengenal Trail Running: Manfaat, Teknik, dan Tips Memulainya
Lari Interval Adalah Apa? Ini Arti dan Manfaatnya yang Wajib Kamu Tahu!
Secara sederhana, interval running adalah metode latihan yang menggabungkan sprint (lari cepat) dalam durasi singkat, diselingi dengan jalan kaki atau jogging santai sebagai masa pemulihan (recovery), lalu diulang dalam beberapa siklus.
Variasi intensitas yang dinamis ini memberikan beragam manfaat luar biasa bagi tubuh kamu, di antaranya:
- Meningkatkan Kapasitas Stamina (VO2 Max): Melatih jantung dan paru-paru untuk bekerja lebih efisien dalam mengalirkan oksigen ke seluruh jaringan otot.
- Membakar Kalori dan Lemak Lebih Efektif: Memicu efek Afterburn (EPOC), yaitu kondisi di mana tubuh terus membakar kalori secara optimal bahkan setelah sesi latihan selesai.
- Meningkatkan Kecepatan dan Daya Tahan: Melatih serat otot cepat (fast-twitch muscle) agar kamu sanggup berlari lebih cepat tanpa mudah merasa lelah.
- Efisiensi Waktu Latihan: Memberikan hasil kebugaran yang setara atau bahkan lebih tinggi dibanding lari statis berdurasi panjang, meski dilakukan dalam waktu yang lebih singkat.
Cara Melakukan Lari Interval yang Benar untuk Pemula
Agar kamu terhindar dari risiko cedera dan mendapatkan hasil yang maksimal, ikuti langkah-langkah dasar melakukan latihan lari interval berikut ini:
1. Pemanasan (Warm-up)
Lakukan pemanasan dinamis selama 5-10 menit, seperti jalan cepat, high knees, atau butt kicks untuk menaikkan suhu tubuh dan mempersiapkan otot kaki.
2. Sesi Inti Interval (Rasio 1:2 atau 1:1)
Bagi kamu yang baru memulai, gunakan formula latihan sederhana berikut:
- Lari Cepat (Sprint): Berlarilah dengan kecepatan 80-90% dari kemampuan maksimalmu selama 30 detik.
- Pemulihan (Recovery): Lanjutkan dengan berjalan kaki atau jogging lambat selama 60 detik (rasio 1:2).
- Ulangi Siklus: Lakukan pengulangan siklus lari cepat dan jalan kaki ini sebanyak 4 hingga 8 kali pengulangan.
3. Pendinginan (Cool-down)
Akhiri sesi latihan dengan berjalan santai selama 5 menit diikuti dengan peregangan statis (stretching) pada otot paha, betis, dan pinggul untuk meminimalkan nyeri otot (DOMS).
Rekomendasi Perlengkapan Lari Interval Terbaik dari AZKO
Biar sesi lari interval di luar ruangan makin praktis, nyaman, dan fokus tanpa terganggu bawaan barang, gunakan pilihan aksesori olahraga berkualitas dari AZKO berikut ini:
1. Kinetic Sport Arm Phone Holder

Sumber: ruparupa
Ingin memantau penunjuk waktu timer interval lari di smartphone tanpa perlu repot menggenggamnya? Sport Arm Phone Holder dari Kinetic ini hadir sebagai solusi utama buat kamu! Terbuat dari material PVC berkualitas dengan strap nylon yang dapat disesuaikan ukurannya di lengan berdimensi 44.5 x 18.2 x 0.7 cm (berat super ringan 0.05 kg), kantong arm-band ini dirancang khusus untuk kenyamanan lari.
Desain kantong bagian depannya dibuat transparan sehingga kamu bisa langsung mengoperasikan layar touchscreen smartphone secara langsung. Ditambah lapisan fitur tahan air (waterproof), smartphone kesayanganmu bakal aman dari paparan keringat maupun cipratan air hujan saat kamu melakukan sprint.
2. Kinetic Sport Waist Phone Holder

Sumber: ruparupa
Opsi kedua hadir bagi kamu yang lebih menyukai posisi smartphone di area pinggang agar lengan bergerak lebih bebas saat berlari cepat. Sport Waist Phone Holder dari Kinetic berukuran 24 x 8 x 0.7 cm (berat 0.09 kg) ini dibekali perekat kuat dan strap nylon yang aman dikaitkan pada celana atau pinggang.
Sama seperti varian lengan, sabuk lari ini mengusung bodi transparan di bagian depan dengan penutup ritsleting yang rapat. Karakteristik materialnya yang tahan air, ringan, dan awet membuat smartphone serta kunci rumah tersimpan aman tanpa guncangan saat kamu menaikkan kecepatan lari interval.
3. Ataru Topi Nylon

Sumber: ruparupa
Melakukan latihan lari outdoor di bawah terik sinar matahari tentu membutuhkan pelindung kepala yang sejuk. Topi Nylon dari Ataru hadir memberikan perlindungan maksimal dari sinar matahari dan silau cahaya tanpa membuat kepalamu gerah. Berdimensi 21 x 17 x 3 cm (berat 0.06 kg), topi berwarna abu-abu muda ini dirancang dari bahan nilon yang sangat ringan dan super cepat kering.
Topi bergaya stylish ini dibekali lingkar topi yang dapat diatur ukurannya serta lubang-lubang sirkulasi udara pada bagian penutup atasnya. Fitur sirkulasi ini menjaga aliran udara tetap lancar di area kepala, sehingga kamu tetap merasa sejuk dan fokus menjalani tiap interval lari.
4. Forhom Autumn Handuk Olahraga

Sumber: ruparupa
Sesi latihan sprint pada lari interval dipastikan bakal menguras banyak keringat. Untuk menjaga wajah dan leher tetap segar, Forhom Handuk Olahraga seri Autumn ini wajib kamu bawa. Berukuran ideal 35 x 70 cm (berat 0.14 kg), Autumn Handuk Olahraga dari Forhom ini dibuat dari material 100% katun berkualitas tinggi yang sudah mengantongi sertifikasi SNI.
Permukaan kainnya terasa sangat halus dan lembut di kulit, serta dibekali daya serap air yang sangat tinggi untuk menyapu keringat secara cepat dan efektif. Desain warna abu-abunya yang elegan dan ringkas sangat praktis diselipkan ke dalam saku atau digantungkan di leher setelah kamu menyelesaikan sesi pendinginan.
BACA JUGA: Apa Itu Jogging? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
Lari Interval Makin Nyaman Setiap Hari, Perlengkapan Lari dari AZKO Siap Menemani!
Lari interval adalah cara paling efisien untuk meningkatkan daya tahan jantung, mempercepat pembakaran kalori, dan melatih kecepatan dalam waktu yang lebih singkat.
Agar sesi interval running kamu berjalan optimal, nyaman, dan bebas cedera, pastikan untuk menerapkan kombinasi lari cepat serta masa pemulihan yang seimbang, sekaligus melengkapi diri dengan aksesori pendukung yang berkualitas tinggi dari AZKO.
Yuk, kunjungi toko AZKO terdekat atau belanja secara online lewat aplikasi ruparupa sekarang juga!






