Jenis blender sesuai dengan fungsinya perlu kamu pahami sebelum membeli. Sebab, setiap blender punya bentuk, kapasitas, dan cara pakai berbeda.
Blender meja bisa dipakai untuk jus dan smoothie keluarga. Hand blender lebih praktis untuk sup dan saus. Sementara itu, chopper bisa membantu mencincang bahan makanan.
Jika kebutuhanmu hanya membuat minuman personal, blender portable bisa dipilih. Ukurannya ringkas dan mudah dibawa.
Berikut jenis blender sesuai dengan fungsinya agar kamu lebih mudah memilih alat dapur.
BACA JUGA: 5 Merk Blender Terbaik, Bagus dan Tahan Lama
Jenis Blender Sesuai dengan Fungsinya
Setiap blender dirancang untuk kebutuhan dapur yang berbeda. Pilihlah jenis yang sesuai dengan menu harian, kapasitas, dan ruang penyimpanan.
1. Blender Meja untuk Jus, Smoothie, dan Bumbu
Blender meja adalah jenis blender yang paling sering digunakan di rumah. Bentuknya terdiri dari motor di bagian bawah dan wadah besar di atasnya.
Jenis ini bisa dipakai untuk membuat jus buah, smoothie, saus, sup, dan bumbu halus. Kapasitasnya lebih besar daripada blender portable.
Blender meja juga bisa mengolah bahan dalam jumlah banyak. Jadi, alat ini bisa dipakai untuk kebutuhan keluarga.
Jika kamu sering membuat minuman dingin, pilih blender dengan pisau kuat. Cek juga apakah blender bisa digunakan untuk es batu.

Sumber: ruparupa
Ariete Blender High Speed Blend & Heat bisa dipakai untuk kebutuhan dapur keluarga. Kapasitas 2 liter mampu mengolah lebih banyak bahan.
Blender ini memiliki kecepatan hingga 32.000 rpm. Ada juga enam program otomatis untuk beberapa kebutuhan pengolahan makanan.
Pisau stainless steel 304 mampu menghaluskan bahan. Kamu bisa memakainya untuk jus, smoothie, sup, saus, atau olahan berbahan cukup padat.
2. Hand Blender untuk Sup, Saus, dan Puree
Hand blender memiliki bentuk ramping dan bisa digenggam langsung. Jenis ini digunakan dengan cara memasukkan mata pisaunya ke wadah makanan.
Kamu bisa memakai hand blender untuk menghaluskan sup langsung di panci. Jadi, bahan tidak perlu dipindahkan ke blender meja.
Jenis ini juga bisa dipakai untuk saus, puree, dan MPASI. Penggunaannya fleksibel jika kamu sering mengolah porsi kecil.
Beberapa hand blender dilengkapi aksesori tambahan. Misalnya, whisk untuk mengocok telur atau krim.

Sumber: ruparupa
Memoo Hand Blender bisa dipakai untuk menghaluskan, mencacah, dan mengocok. Fungsi 3 in 1 ini membantu persiapan dapur harian.
Produk ini memakai motor DC yang bekerja lebih senyap. Pengaturan kecepatannya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan bahan.
Kapasitas 500 ml pas untuk porsi kecil. Kamu bisa menggunakannya untuk sup, saus, puree, atau bahan dessert.
3. Blender Portable untuk Minuman Personal
Blender portable memiliki ukuran ringkas. Jenis ini biasanya memakai baterai isi ulang dan botol yang bisa langsung dibawa.
Blender ini bisa dipakai untuk membuat smoothie personal. Kamu bisa mengolah buah, sayur lembut, atau minuman ringan dalam porsi kecil.
Jenis ini pas digunakan saat kamu ingin minuman segar tanpa memakai blender besar. Setelah selesai, botolnya bisa langsung dibawa.
Namun, kapasitasnya lebih terbatas. Jadi, hindari memasukkan bahan terlalu banyak atau terlalu keras.

Sumber: ruparupa
Kris Blender Portable dengan Botol bisa dipakai untuk membuat minuman personal. Kapasitas 500 ml cukup untuk satu porsi smoothie.
Produk ini bekerja dengan kecepatan 18.500 rpm. Ada pisau stainless steel untuk menghaluskan buah, sayuran lembut, dan es batu kecil.
4. Chopper untuk Daging, Sayuran, dan Bumbu
Chopper adalah alat untuk mencincang atau menggiling bahan makanan. Jenis ini sering disebut blender daging karena bisa mengolah bahan padat.
Kamu bisa memakai chopper untuk mencincang daging, bawang, cabai, kacang, atau sayuran. Tekstur cincangan bisa diatur dari durasi pemakaian.
Chopper juga berguna saat kamu memasak dalam jumlah besar. Bahan bisa diproses lebih cepat tanpa mencincang manual.

Sumber: ruparupa
Memoo Mini Chopper Multifunction 3 in 1 bisa dipakai untuk mencincang, menggiling, dan mengaduk bahan makanan. Kapasitas mangkuknya 1,5 liter.
Produk ini bisa membantu persiapan masakan keluarga. Kamu bisa memakainya untuk daging, bumbu, sayuran, atau adonan ringan.
Daya listriknya rendah untuk pemakaian rumah. Bentuknya juga ringkas, sehingga mudah disimpan setelah digunakan.
Tips Memakai Blender agar Awet
Berikut ini cara menggunakan blender agar yang baik dan benar.
1. Potong Bahan Menjadi Ukuran Kecil
Potong buah, sayur, atau bahan lain sebelum masuk blender. Ukuran kecil membuat pisau bekerja lebih ringan.
Untuk bahan keras, tambahkan sedikit cairan aga proses blending berjalan lancar.
2. Hindari Melebihi Kapasitas Wadah
Isi blender sesuai batas maksimal pada wadah. Jika terlalu penuh, bahan bisa meluap saat mesin menyala.
Bahan yang terlalu padat juga bisa membebani motor. Jadi, proses bahan secara bertahap jika jumlahnya banyak.
3. Mulai dari Kecepatan Rendah
Gunakan kecepatan rendah lebih dulu. Setelah bahan mulai hancur, naikkan kecepatan secara bertahap.
Tujuannya agar hasil olahan lebih merata. Mesin juga tidak langsung bekerja terlalu berat.
4. Bersihkan Setelah Digunakan
Cuci blender setelah dipakai. Jangan menunggu sisa bahan mengering di wadah atau pisau.
Pakailah sabun ringan dan spons lembut. Setelah bersih, keringkan bagian blender sebelum disimpan.
5. Simpan di Tempat Kering
Simpan blender di area yang kering dan aman. Hindari area yang mudah terkena air.
Rapikan kabel setelah alat tidak digunakan. Pastikan juga bagian pisau tersimpan dengan aman agar tidak melukai tangan.
BACA JUGA: Cara Menggunakan Blender agar Awet dan Tahan Lama
Dapatkan Rekomendasi Blender Awet dan Berkualitas dari AZKO!
Itu tadi jenis blender sesuai dengan fungsinya. Sebelum membelinya, cek dulu kapasitas, kekuatan motor, jenis pisau, pengaturan kecepatan, dan kemudahan pembersihannya.
Kamu bisa cari blender-blender terlengkap dan berkualitas di AZKO. Yuk, segera kunjungi toko AZKO terdekat atau belanja online lewat ruparupa!






