Banner image
Tips

Do's & Don’ts tentang Vacuum Cleaner yang Perlu Kamu Ketahui

by AZKO

Modified at

Vacuum cleaner perlu dipakai sesuai jenis kotoran, nozzle, dan durasi kerja alat. Tujuannya agar mesin tetap aman saat digunakan.

Namun, masalah sering muncul setelah pemakaian, seperti kantong debu dibiarkan penuh, tabung tidak dibersihkan, atau nozzle tidak dilepas sebelum disimpan.

Akibatnya, daya isap melemah dan mesin cepat panas saat dipakai membersihkan rumah.

Nah, supaya vacuum cleaner kamu awet, cek do's & don'ts berikut ini.

BACA JUGA: Apa Itu Wet and Dry Vacuum Cleaner? Ini Bedanya!

Do's & Don'ts tentang Vacuum Cleaner

Setiap bagian vacuum cleaner punya fungsi yang berbeda. Mulai dari nozzle, hose, kantong debu, filter, tabung, sampai kabel.

1. Do: Gunakan Nozzle yang Sesuai

do’s-&-don’ts-tentang-vacuum-cleaner

Pakai nozzle sesuai area yang ingin dibersihkan. Sebab, setiap nozzle punya bentuk dan fungsi berbeda.

Crevice nozzle berbentuk pipih. Nozzle ini bisa dipakai untuk sela sofa, sudut ruangan, dan celah sempit.

Dusting brush punya bagian sikat. Gunakan untuk membersihkan gorden, sofa kain, kawat nyamuk, atau permukaan berdebu.

Floor tool punya bentuk yang lebar. Gunakan untuk lantai, karpet, dan area besar.

Beberapa floor tool juga punya karet pendorong air. Fitur ini dipakai saat vacuum cleaner mendukung fungsi wet and dry.

Kalau ingin mengisap air, cek tipe vacuum cleaner dulu. Jangan gunakan vacuum cleaner kering untuk menyedot cairan.

2. Don't: Jangan Mengisap Cairan Tanpa Melepas Kantong Debu

do’s-&-don’ts-tentang-vacuum-cleaner

Lepas kantong debu sebelum mengisap kotoran basah. Aturan ini berlaku untuk vacuum cleaner wet and dry.

Kantong debu dirancang untuk kotoran kering. Jika terkena air, kantong bisa rusak dan sulit dipakai lagi.

Cairan juga bisa membuat bagian dalam tabung lebih cepat kotor. Setelah dipakai, tabung perlu langsung dibersihkan.

Jangan menyedot cairan jika vacuum cleaner tidak mendukung fitur basah. Risiko kerusakannya bisa lebih besar.

3. Do: Bersihkan Bagian Dalam Tabung

do’s-&-don’ts-tentang-vacuum-cleaner

Bersihkan tabung setelah vacuum cleaner dipakai. Terutama setelah alat mengisap kotoran basah.

Gunakan lap basah yang lembut untuk membersihkan bagian dalam tabung. Setelah itu, ulangi dengan lap kering.

Pastikan tidak ada sisa air di dalam tabung. Bagian yang lembap bisa meninggalkan bau tidak sedap.

Tabung stainless steel biasanya lebih mudah dilap. Noda minyak dan bercak air juga lebih mudah terlihat.

Bersihkan tabung saat mesin sudah mati. Cabut kabel dari stopkontak sebelum membuka bagian alat.

4. Don't: Jangan Membiarkan Kantong Debu Terlalu Penuh

do’s-&-don’ts-tentang-vacuum-cleaner

Kantong debu perlu dikosongkan secara rutin. Kantong yang terlalu penuh bisa menghambat aliran udara.

Jika aliran udara terganggu, daya isap bisa berkurang. Mesin juga bisa bekerja lebih berat.

Cek kapasitas kantong debu pada kemasan produk. Ganti atau kosongkan kantong sesuai anjuran.

Beberapa kantong debu tidak bisa dicuci. Pori-porinya bisa berubah jika terkena air.

Kalau kantong belum penuh, kamu bisa membuang isinya lebih dulu. Setelah itu, pasang kembali kantong dengan rapi.

5. Do: Lepaskan Bagian Vacuum Cleaner Sebelum Disimpan

do’s-&-don’ts-tentang-vacuum-cleaner

Lepaskan hose dan nozzle sebelum vacuum cleaner disimpan. Tujuannya agar setiap bagian tidak tertarik atau tertekuk.

Gulung kabel dengan rapi. Ikat kabel memakai karet atau pengikat kabel.

Simpan nozzle dalam satu wadah kecil. Jadi, aksesori tidak mudah hilang saat dibutuhkan.

Letakkan vacuum cleaner di tempat kering. Hindari area lembap, panas, atau terkena air langsung.

Kalau vacuum cleaner tidak dipakai setiap hari, simpan dalam posisi tertutup. Debu tidak mudah menempel pada bagian luar alat.

6. Don't: Jangan Menggunakan Vacuum Cleaner Terlalu Lama

do’s-&-don’ts-tentang-vacuum-cleaner

Vacuum cleaner rumahan biasanya dipakai dalam durasi terbatas. Banyak model aman digunakan sekitar 20-30 menit.

Jika dipakai terlalu lama, mesin bisa panas dan bisa membuat alat bekerja lebih berat.

Berhenti dulu saat pekerjaan belum selesai. Diamkan vacuum cleaner sekitar 15-20 menit.

Lanjutkan setelah mesin sudah dingin. Cara ini lebih aman untuk pemakaian rumah tangga.

Jangan menutup lubang udara saat alat menyala. Aliran udara tetap perlu berjalan selama vacuum cleaner bekerja.

BACA JUGA: Rumah Langsung Bersih Tanpa Effort, Cocok untuk Kaum Mager

Temukan Vacuum Cleaner untuk Kebutuhan Rumah di AZKO!

Itulah enam do's & don'ts tentang vacuum cleaner. Jadi, gunakan nozzle yang sesuai, bersihkan tabung, kosongkan kantong debu, dan simpan alat di tempat kering.

Bila kamu membutuhkan vacuum cleaner untuk rumah, AZKO punya berbagai pilihan penyedot debu. Kamu bisa memilih model sesuai jenis lantai, ukuran rumah, dan kebutuhan bersih-bersih.

Yuk, kunjungi toko AZKO terdekat atau belanja online lewat ruparupa.

authorbox
A home and lifestyle retail brand from Kawan Lama Group that has been present for over 30 years as Your Home Life Improvement Partner, offering Indonesian customers a complete range of products from A to Z.
Share this article
See More
Stay updated with AZKO’s latest offers
icon for sosial media https://www.instagram.com/azko.idicon for sosial media https://www.tiktok.com/@azko.idicon for sosial media https://www.youtube.com/@AzkoIndonesiaicon for sosial media https://x.com/azko_idicon for sosial media https://www.facebook.com/azko.idicon for sosial media https://www.pinterest.com/azkoindonesia/