Banner image
Inspiration

Apakah Nasi Mengandung Gula? Ini Fakta dan Penjelasannya

by AZKO

Modified at

Bagi kamu yang mulai pada kesehatan tubuh jangka panjang, kamu mungkin bertanya-tanya apakah nasi mengandung gula. Pertanyaan ini bisa mengganjal, mengingat nasi adalah makanan pokok dan sumber energi utama mayoritas orang Indonesia.

Di balik rasa pulennya, banyak orang khawatir akan efek sampingnya terhadap kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan. Untuk itu, kamu sebaiknya memahami bagaimana nasi bekerja di dalam tubuh, kandungan nutrisinya, serta cara mengonsumsi dan mengolahnya dengan lebih aman.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apakah Nasi Mengandung Gula?

Secara rasa, nasi memang nggak manis. Namun, jika dilihat dari sisi nutrisi, nasi mengandung karbohidrat yang akan dipecah menjadi gula saat dicerna tubuh.

Dalam satu cangkir nasi putih matang (sekitar 150 gram), terkandung kurang lebih 45 gram karbohidrat. Sebagian besar karbohidrat ini berbentuk pati, bukan serat.

Ketika kamu mengonsumsi nasi, sistem pencernaan akan memecah pati tersebut menjadi glukosa atau gula darah. Inilah alasan mengapa nasi tetap berkontribusi terhadap asupan gula, meski nggak mengandung gula tambahan seperti makanan manis.

Selain karbohidrat, nasi putih juga mengandung nutrisi lain seperti protein, zat besi, fosfor, kalium, dan magnesium. Namun, rendahnya serat membuat proses penyerapan glukosa berlangsung lebih cepat, sehingga perlu perhatian khusus, terutama bagi kamu yang memiliki risiko diabetes.

Kandungan Gula pada Nasi dan Pengaruhnya bagi Tubuh

Untuk memahami lebih jauh terkait kandungan gula pada nasi, maka perlu merujuk pada indeks glikemik (IG). Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah. Nasi putih sendiri punya indeks glikemik yang cukup tinggi, yaitu berkisar di angka 70–80.

Ini berarti, setelah mengonsumsi nasi putih, kadar gula darah bisa naik dengan cepat. Jika glukosa tersebut nggak langsung digunakan sebagai energi, tubuh akan menyimpannya sebagai lemak. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

Inilah mengapa porsi dan cara mengonsumsi nasi menjadi harus diperhatikan dengan baik. Bukan berarti nasi harus dihindari sepenuhnya, tetapi perlu dikelola dengan lebih bijak agar lonjakan gula darah tetap terkendali.

Perbandingan Kandungan Gula pada Berbagai Jenis Nasi

Meskipun secara umum nasi memang mengandung gula, setiap jenis nasi memiliki nutrisi yang berbeda-beda. Ini jugalah yang membuat banyak orang mulai mengganti nasi putih dengan jenis nasi lain karena dianggap lebih sehat.

Berikut ini perbandingannya.

1. Nasi Putih

Nasi putih mengandung karbohidrat sederhana yang mudah dicerna. Indeks glikemiknya tinggi sehingga bisa memicu lonjakan gula darah lebih cepat.

2. Nasi Hitam

Nasi hitam memiliki kandungan 9,1 gram protein per 100 gramnya dan indeks glikemik lebih rendah. Kandungan antioksidannya juga cukup tinggi, sehingga lebih aman bagi penderita diabetes.

3. Nasi Cokelat

Dengan tekstur lebih kenyal, nasi cokelat mengandung 7,2 gram protein per 100 gram dan lebih banyak nutrisi, seperti thiamin dan zat besi. Rendahnya indeks glikemik membantu kamu merasa kenyang lebih lama dan memperlambat penyerapan gula.

4. Nasi Merah

Nasi merah mengandung 7 gram protein dan 2 gram serat per 100 gramnya. Di samping itu, serat dan antioksidannya juga lebih tinggi dibanding nasi putih, sehingga lebih ramah untuk mengendalikan gula darah.

Cara Mengurangi Kandungan Gula pada Nasi Putih

Bagi kamu yang belum bisa beralih dari nasi putih ke jenis beras lain, jangan khawatir. Kamu tetap bisa menekan risiko lonjakan gula darah dengan beberapa trik berikut ini.

1. Merendam Beras Sebelum Memasak

Merendam beras selama beberapa jam sebelum dimasak dapat membantu menekan kadar gula pada nasi. Pasalnya, perendaman ini bisa memecah kandungan pati kompleks melalui proses enzimatik.

Hasilnya, karbohidrat dalam nasi bisa dipecah jadi gula yang lebih sederhana, sehingga tubuh nggak perlu lagi bekerja lebih keras untuk mencernanya.

2. Mendinginkan Nasi Sebelum Dimakan

Tahukah kamu kalau nasi yang dibiarkan dingin sebenarnya lebih aman dibandingkan nasi hangat yang baru matang? Ternyata, proses pendinginan ini turut menurunkan indeks glikemik dan menciptakan banyak pati resisten yang lebih sulit diserap tubuh.

Dengan begini, kandungan gula pada nasi yang masuk ke aliran darah pun akan berkurang.

3. Mengombinasikan dengan Serat dan Protein

Untuk menekan kadar gula dengan lebih efektif, sebaiknya kamu mengonsumsi nasi bersama makanan yang kaya serat dan protein. Soalnya, kedua nutrisi tersebut mampu memperlambat penyerapan karbohidrat dalam tubuh, sehingga gula darah cenderung lebih stabil.

Jadi, agar asupan lebih sehat dan seimbang, biasakan untuk menambahkan sayur-mayur, kacang-kacangan, dan sumber protein, seperti daging, ikan, tahu, atau tempe.

4. Menggunakan Rice Cooker Low Sugar

Cara paling praktis dan modern untuk mengurangi kandungan gula pada nasi adalah dengan mengandalkan rice cooker low sugar.

Alat masak ini bekerja dengan memisahkan air tajin yang kaya pati atau gula dari butiran nasi saat proses memasak. Dengan kata lain, nasi nggak direndam dalam air gulanya sendiri, melainkan dikukus secara otomatis setelah patinya luruh.
apakah-nasi-menggandung-gula
Sumber: ruparupa

Untuk hasil terbaik, kamu wajib mencoba Klaz Rice Cooker Digital Low Sugar.

Perangkat canggih berkapasitas 600 ml ini mampu menurunkan kadar gula pada nasi hingga 30% tanpa mengurangi tekstur pulen dan kelezatan rasanya. Dengan daya efisien hanya 350 watt, alat ini dibekali 8 mode memasak otomatis, mulai dari nasi merah, bubur, hingga slow cook.

Selain itu, material inner pot yang terbuat dari stainless steel berkualitas sehingga menjamin keamanan masakanmu setiap hari. Desain digitalnya yang modern nggak cuma bikin dapur makin kece, tapi juga jadi investasi kesehatan yang nyata bagi keluarga.

Makan Nasi Tanpa Khawatir Kadar Gula Berlebih dengan Rice Cooker Low Sugar yang Canggih

Sampai di sini, kamu tentu sudah memahami kalau nasi mengandung karbohidrat yang akan diubah menjadi gula dalam tubuh.

Dengan memperhatikan kandungan gula pada nasi dan menerapkan cara memasak yang lebih sehat, kamu nggak perlu sepenuhnya berhenti makan nasi untuk tetap bugar.

Penggunaan teknologi seperti rice cooker low sugar bisa menjadi langkah awal yang sangat membantu dalam menjaga kadar gula darah kamu dan keluarga tetap aman terkendali.

Yuk, segara dapatkan rice cooker low sugar pilihan AZKO yang kualitasnya nggak perlu diragukan lagi!
authorbox
A home and lifestyle retail brand from Kawan Lama Group that has been present for over 30 years as Your Home Life Improvement Partner, offering Indonesian customers a complete range of products from A to Z.
Share this article
See More
Stay updated with AZKO’s latest offers
icon for sosial media https://www.instagram.com/azko.idicon for sosial media https://www.tiktok.com/@azko.idicon for sosial media https://www.youtube.com/@AzkoIndonesiaicon for sosial media https://x.com/azko_idicon for sosial media https://www.facebook.com/azko.idicon for sosial media https://www.pinterest.com/azkoindonesia/