Banner image
Inspiration

Apa Itu Dumbbell? Ini Jenis,
Manfaat, dan Bedanya dengan Barbel

by AZKO

Modified at

Dumbbell adalah alat latihan beban berbentuk batang pendek dengan pemberat di kedua ujungnya. Alat ini digunakan dengan satu tangan atau sepasang kanan-kiri.

Dumbbell bisa dipakai untuk latihan lengan, bahu, dada, punggung, kaki, dan otot inti. 

Saat memakai dumbbell, setiap tangan bisa bekerja secara terpisah. Hal ini bisa membantu tubuh melatih kontrol gerak dan keseimbangan otot kanan-kiri.

Yuk, simak definisi dumbbell di bawah ini!

BACA JUGA: Mau Badan Lebih Sehat? Cek 10 Alat Workout di Rumah Ini!

Apa Itu Dumbbell?

Dumbbell adalah alat latihan latihan yang bisa digenggam dengan satu tangan. Bentuknya lebih pendek daripada barbel.

Di kedua ujungnya, ada beban dengan bobot yang seimbang. Bagian tengahnya digunakan sebagai pegangan.

Dumbbell bisa digunakan untuk gerakan unilateral atau satu sisi tubuh. Misalnya, bicep curl satu tangan, dumbbell row, atau lunge dengan beban kanan-kiri.

Alat ini juga bisa dipakai dengan dua tangan sekaligus. Contohnya, goblet squat, dumbbell chest press, dan shoulder press.

Karena tiap tangan memegang beban terpisah, tubuh perlu mengontrol gerakannya dengan lebih baik. Selain itu, otot bahu, lengan, core, dan punggung juga membantu menjaga postur tubuh.

Jenis-Jenis Dumbbell 

Dumbbell memiliki beberapa jenis. Setiap jenis punya bentuk, bahan, dan fungsi yang berbeda.

1. Dumbbell Adjustable

Dumbbell adjustable adalah dumbbell dengan bobot yang bisa diatur. Kamu bisa menambah atau mengurangi plate sesuai kebutuhan latihan.

Kamu bisa memakainya untuk latihan bertahap. Saat tubuh sudah terbiasa, bobot bisa dinaikkan sedikit demi sedikit.

Dumbbell adjustable juga hemat ruang. Kamu tidak perlu menyimpan banyak dumbbell dengan bobot berbeda.

2. Dumbbell Hexagonal

Dumbbell hexagonal memiliki kepala berbentuk segi enam. Jadi, dumbbell tidak mudah bergulir di lantai. Setelah latihan, dumbbell bisa diletakkan tanpa mudah berpindah.

Bentuk segi enam juga efektif untuk beberapa gerakan. Misalnya, push-up dengan pegangan dumbbell atau renegade row.

3. Dumbbell Karet

Dumbbell karet memiliki lapisan pelindung di bagian beban. Lapisan ini mampu mengurangi benturan saat dumbbell diletakkan.

Jenis ini bisa dipakai untuk latihan indoor. Lapisan karetnya juga mampu melindungi lantai dari goresan.

Pilih dumbbell karet jika kamu berlatih di kamar, ruang keluarga, atau area yang kecil. Namun, tetap letakkan dumbbell dengan hati-hati.

4. Dumbbell Neoprene

Dumbbell neoprene memiliki lapisan luar yang lembut. Genggamannya nyaman saat digunakan.

Jenis ini sering dipakai untuk latihan ringan. Misalnya, latihan lengan, bahu, atau gerakan low impact.

Dumbbell neoprene punya warna dan bobot berbeda. Jadi, kamu bisa memilih bobot sesuai level latihan.

5. Dumbbell Besi Cor

Dumbbell besi cor terbuat dari material yang kuat. Jenis ini bisa digunakan untuk latihan dengan intensitas tinggi.

Bobotnya tersedia dalam banyak pilihan. Kamu bisa memilih sesuai kemampuan dan target latihan.

Namun, dumbbell besi cor perlu diletakkan di tempat aman. Jika jatuh, lantai bisa tergores atau rusak.

Perbedaan Dumbbell dan Barbel

Dumbbell dan barbel sama-sama alat latihan beban. Namun, bentuk dan cara pakainya berbeda.

1. Bentuk Alat

Dumbbell memiliki batang pendek. Alat ini digunakan dengan satu tangan atau sepasang kanan-kiri.

Barbel memiliki batang panjang. Biasanya, barbel digunakan dengan dua tangan.

Karena ukurannya lebih besar, barbel membutuhkan ruang yang luas. Beberapa latihan barbel juga membutuhkan bench atau rack.

2. Cara Penggunaan

Dumbbell bisa dipakai untuk gerakan satu sisi tubuh. Misalnya, latihan lengan kanan dan kiri secara bergantian.

Barbel biasanya digunakan untuk gerakan dua tangan. Contohnya, bench press, deadlift, dan squat.

Untuk pemula, dumbbell sangat mudah dikontrol. Kamu bisa mulai dengan bobot ringan dan gerakan sederhana.

3. Kontrol dan Stabilitas

Dumbbell membutuhkan kontrol tubuh yang besar. Sebab, setiap tangan memegang beban secara terpisah.

Saat mengangkat dumbbell, otot stabilizer ikut bekerja. Otot ini mampu menjaga posisi sendi dan arah gerakan.

Barbel biasanya lebih stabil karena kedua tangan memegang satu batang. Namun, dumbbell memberikan gerak yang bebas di bahu dan pergelangan.

4. Fungsi Latihan

Dumbbell bisa membantu melatih keseimbangan otot kanan dan kiri. Setiap sisi tubuh bekerja sendiri saat mengangkat beban.

Barbel biasanya digunakan untuk latihan beban lebih berat. Alat ini banyak dipakai untuk gerakan compound.

Jika kamu baru mulai latihan di rumah, pakai saja dumbbell. Setelah tekniknya stabil, kamu bisa memakai barbel.

Manfaat Latihan Menggunakan Dumbbell

Latihan dumbbell bisa dilakukan di rumah. Namun, tetap lakukan pemanasan agar tubuh siap bergerak.

1. Melatih Kekuatan Otot

Dumbbell bisa dipakai untuk melatih otot lengan, bahu, dada, punggung, dan kaki. Gerakannya juga bisa disesuaikan dengan area tubuh yang ingin dilatih.

Untuk pemula, mulai dari beban ringan. Setelah gerakan stabil, tambah bobot secara bertahap.

2. Membantu Menjaga Massa Otot

Latihan beban membantu otot tetap aktif. Dumbbell bisa memberikan beban tambahan saat latihan.

Gerakan, seperti squat, lunge, dan shoulder press bisa dilakukan dengan dumbbell. Latihan ini membuat otot bekerja secara terarah.

3. Melatih Keseimbangan Tubuh

Dumbbell membuat sisi kanan dan kiri tubuh bekerja secara terpisah. Untuk itu, tubuh perlu keseimbangan saat bergerak.

Latihan ini berguna untuk melatih kontrol tubuh. Namun, hindari memakai beban terlalu berat saat baru mulai.

4. Melatih Otot Stabilizer

Latihan dumbbell tidak hanya membuat otot utama bekerja. Otot stabilizer juga ikut aktif untuk menjaga posisi tubuh.

Saat melakukan shoulder press, bahu dan core mampu menjaga arah gerakan. Saat melakukan lunge, kaki dan pinggul ikut menjaga keseimbangan.

Jadi, dumbbell bisa membantu tubuh bergerak stabil. Mulailah dari beban ringan agar gerakan tetap aman.

5. Membuat Gerakan Lebih Natural

Dumbbell punya ruang gerak yang bebas. Pergelangan tangan dan bahu tidak terkunci pada satu batang panjang.

Gerakan, seperti chest press dan shoulder press bisa nyaman. Kamu bisa menyesuaikan sudut tangan sesuai kemampuan tubuh.

Namun, tetap jaga kontrol saat mengangkat beban. Hindari mengayunkan dumbbell terlalu cepat.

6. Membuat Latihan di Rumah Lebih Praktis

Dumbbell tidak membutuhkan ruangan yang besar. Kamu bisa memakainya di kamar, ruang keluarga, atau area olahraga.

Setelah selesai, dumbbell bisa disimpan di rak atau sudut ruangan. Pilih tempat yang aman agar tidak mengganggu aktivitas.

7. Memberikan Banyak Variasi Latihan

Satu pasang dumbbell bisa digunakan untuk berbagai gerakan. Kamu bisa melatih tubuh bagian atas, bawah, dan otot inti.

Beberapa gerakan dasar yang bisa dicoba adalah:

  • Bicep curl untuk lengan.
  • Shoulder press untuk bahu.
  • Goblet squat untuk kaki.
  • Dumbbell row untuk punggung.
  • Chest press untuk dada.

Contoh Latihan Dumbbell untuk Pemula

Kamu bisa membagi latihan dumbbell berdasarkan area tubuh. Mulai dari gerakan sederhana agar tekniknya mudah dipelajari.

1. Latihan Upper Body

Latihan upper body berfokus pada dada, bahu, punggung, dan lengan. Beberapa gerakan yang bisa kamu coba adalah:

  • Dumbbell bench press untuk dada.
  • Dumbbell shoulder press untuk bahu.
  • Dumbbell row untuk punggung.
  • Bicep curl untuk lengan depan.
  • Tricep extension untuk lengan belakang.

Pakai beban ringan saat baru mulai. Pastikan gerakan tetap stabil dari awal sampai akhir repetisi.

2. Latihan Lower Body

Latihan lower body berfokus pada paha, bokong, betis, dan pinggul. Dumbbell bisa dipakai sebagai beban tambahan.

Beberapa gerakan yang bisa kamu coba adalah:

  • Goblet squat untuk paha dan bokong.
  • Dumbbell lunge untuk kaki kanan dan kiri.
  • Romanian deadlift untuk paha belakang.
  • Dumbbell step-up untuk kaki dan pinggul.

Lakukan gerakan perlahan agar tubuh tetap seimbang. Jika lutut atau punggung terasa tidak nyaman, kurangi beban.

3. Latihan Full Body

Latihan full body mengombinasikan beberapa area tubuh. Cara ini bisa dipakai jika waktu latihan terbatas.

Kamu bisa memilih 4-5 gerakan sederhana. Misalnya, goblet squat, dumbbell row, shoulder press, bicep curl, dan plank.

Lakukan 2-3 set untuk setiap gerakan. Istirahat 30-60 detik di antara set.

Cara Menggunakan Dumbbell untuk Pemula

Latihan dumbbell perlu dilakukan dengan teknik yang benar. Pastikan untuk tidak terburu-buru menambah beban sebelum gerakan stabil.

1. Mulai dari Beban Ringan

Pilih dumbbell yang masih nyaman diangkat. Untuk pemula, beban ringan relatif aman saat belajar gerakan.

Pastikan kamu bisa melakukan 10-15 repetisi dengan kontrol yang baik. Jika gerakan mulai berantakan, beban mungkin terlalu berat.

2. Pelajari Teknik Gerakan

Teknik perlu dipelajari sebelum menambah repetisi. Kamu bisa berlatih di depan cermin untuk melihat posisi tubuh.

Perhatikan punggung, bahu, siku, dan lutut. Pastikan posisi tubuh tidak terlalu membungkuk atau menegang.

Jika ragu, ikuti panduan dari pelatih atau video latihan tepercaya. Sebisa mungkin, pilih gerakan dasar terlebih dahulu.

3. Lakukan Pemanasan

Pemanasan bertujuan agar tubuh siap bergerak. Lakukan gerakan ringan selama beberapa menit sebelum latihan.

Kamu bisa memutar bahu, menggerakkan pergelangan, squat tanpa beban, atau jalan di tempat.

Setelah latihan, lakukan pendinginan agar tubuh kembali rileks.

4. Latih Gerakan Secara Perlahan

Hindari mengayunkan dumbbell terlalu cepat. Gerakan yang terlalu cepat lebih sulit dikontrol.

Jadi, angkat dan turunkan dumbbell secara perlahan. Dengan begitu, otot bisa tetap stabil.

Jika tubuh mulai kehilangan keseimbangan, kurangi beban. Lalu, fokus di gerakan yang rapi terlebih dahulu.

5. Beri Jeda Istirahat

Otot membutuhkan waktu untuk pulih setelah latihan. Oleh sebab itu, hindari melatih area yang sama setiap hari.

Kamu bisa memberi jeda satu hari untuk otot yang sama. Pada hari berikutnya, latih bagian tubuh lain atau lakukan kardio ringan.

Jika muncul nyeri tajam, hentikan latihan. Hindari memaksakan gerakan yang terasa tidak aman.

Rekomendasi Dumbbell Terbaik untuk Pemula

Berikut ini rekomendasi dumbbell berdasarkan bobot, material, bentuk, dan kenyamanan pegangan.

1. Kinetic Dumbbell Neoprene 2 Kg

apa-itu-dumbell

Sumber: ruparupa

Kinetic Dumbbell Neoprene 2 Kg bisa dipakai untuk latihan ringan. Bobotnya pas untuk pemula.

Lapisan neoprene membuat pegangan terasa nyaman. Permukaannya juga tidak mudah licin saat digenggam.

Dumbbell ini bisa digunakan untuk gerakan lengan, bahu, dan latihan low impact
Setelah selesai latihan, alat ini juga mudah disimpan.

2. Kinetic 2 In 1 Cement Dumbbell

apa-itu-dumbell

Sumber: ruparupa

Kinetic 2 In 1 Cement Dumbbell bobotnya fleksibel. Bebannya bisa diatur dari 2 kg sampai 10 kg.

Plate-nya pun bisa dilepas dan dipasang. Jadi, kamu bisa menambah beban secara bertahap.

Produk ini juga hemat ruang. Satu set bisa digunakan untuk beberapa variasi latihan di rumah.

3. Kinetic Dumbbell Rubber Hexagonal 7.5 Kg

apa-itu-dumbell

Sumber: ruparupa


Kinetic Dumbbell Rubber Hexagonal 7.5 Kg  bentuknya segi enam. Jadi, tidak mudah bergulir saat diletakkan.

Lapisan karetnya melindungi lantai dari benturan. Pegangan anti-slip juga membuat latihan makin stabil.

Dumbbell ini bisa dipakai untuk melatih lengan, bahu, punggung, dan kaki. Pilih produk ini jika kamu sudah terbiasa memakai beban sedang.

4. Kinetic 3 Kg Set 2 Pcs Active Dumbbell Neoprene

apa-itu-dumbell

Sumber: ruparupa

Kinetic 3 Kg Set 2 Pcs Active Dumbbell Neoprene berisi dua dumbbell. Produk ini bisa dipakai untuk latihan kanan dan kiri secara seimbang.

Bagian intinya memakai baja padat. Lapisan neoprene membuat genggamannya makin nyaman.

Set ini bisa digunakan untuk bicep curl, shoulder press, squat, atau gerakan full body ringan. 

Setelah itu, kamu bisa menyimpannya di tempat kering setelah dipakai.

BACA JUGA: 10 Alat Gym di Rumah untuk Pemula, Badan Fit Tanpa Ribet!

Dapatkan Rekomendasi Alat Latihan dengan Produk Pilihan AZKO!

Intinya, dumbbell adalah alat latihan beban yang ringkas, mudah digenggam, dan bisa dipakai untuk banyak gerakan.

Kamu juga bisa menemukan berbagai macam dumbbell di AZKO. Pilihannya tersedia untuk latihan ringan, latihan bertahap, dan kebutuhan workout di rumah.

Kunjungi toko AZKO terdekat atau belanja online lewat ruparupa!

authorbox
A home and lifestyle retail brand from Kawan Lama Group that has been present for over 30 years as Your Home Life Improvement Partner, offering Indonesian customers a complete range of products from A to Z.
Share this article
See More
Stay updated with AZKO’s latest offers
icon for sosial media https://www.instagram.com/azko.idicon for sosial media https://www.tiktok.com/@azko.idicon for sosial media https://www.youtube.com/@AzkoIndonesiaicon for sosial media https://x.com/azko_idicon for sosial media https://www.facebook.com/azko.idicon for sosial media https://www.pinterest.com/azkoindonesia/